Sabtu, 25 Maret 2017

Rangkuman SKI

Ringkasan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW

1. Kelahiran dan Empat Puluh Tahun Sebelum Kenabian
·       lahir di kota Mekkah pada hari Senin, tanggal 12 Rabi’ul Awal Tahun Gajah
·       Ayah beliau bernama Abdullah bin Abdul Muthalib, dan ibu beliau bernama Aminah binti Wahab.
·        Pada usia 6 tahun ibunya meninggal dan dimakamkan di Abwa’.
·       Saat beliau berumur 8 tahun, kakeknya meninggal dunia dan beliau di asuh oleh pamannya Abu Thalib
·       Pada usia 12 tahun, Rasulullah di bawa berniaga oleh Abu Thalib bersama kafilah dagang ke negeri Syam. Ketika  tiba di Bashrah, beliau bertemu dengan pendeta Nasrani yang bernama Bahira (Bukhira) yang mengatakan kepada Abu Thalib bahwa kemanakannya memiliki tanda-tanda kenabian dan menyarankan agar Rasulullah dibawa kembali pulang agar tidak dicelakai orang Romawi dan Yahudi
·       Pada Usia 25 tahun Rasulullah dipercaya membawa barang perniagaan milik Khadijah binti Khuwailid untuk diperdagangkan ke negeri Syam.  Kemudian Rasulullah menikah dengan Khadijah
·       Putra –putri beliau dari perkawinan dengan Khadijah adalah : Al-Qasim, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fathimah, dan Abdullah.
·       Ketika Rasulullah berusia 35 tahun, kabilah Quraisy membangun kembali Ka’bah yang rusak akibat banjir. Tatkala pengerjaan sampai kepada peletakan Hajar Aswad, terjadi perselisihan tentang siapa yang paling berhak meletakkan kembali Hajar Aswad ke tempat semula.  Atas Kehendak Allah SWT, Rasulullah yang pertama memasuki pintu tersebut, dengan gembira mereka menyeru Al Amin (orang yang dapat dipercaya). Rasulullah membentangkan sehelai kain dan meletakkan Hajar Aswad ditengahnya, lalu meminta agar semua kepala kabilah memegang ujung selendang dan mengangkatnya sampai ke tempat.

 2. Dibawah Naungan Kenabian
·        Tatkala usia beliau genap 40 tahun diangkat menjadi rasul dengan turunnya wahyu pertama surat Al-Alaq ayat 1-5
Dakwah secara sembunyi-sembunyi (da’wah sirriyyah)
·       Dakwah secara sembunyi-sembunyi berlangsung selama 3 tahun. Dengan turunnya wahyu dari Allah SWT (Q.S Al Mudatsir  ayat 1-7)
·       as-saabiquun al- awwalluun (orang yang pertama masuk Islam). Mereka terdiri dari : Khadijah (istri beliau), Abu Bakar Shiddiq (sahabat beliau), Ali bin Abi Thalib (keponakan beliau), dan Zaid bin Haritsah ( mantan budak beliau).

Dakwah secara terang-terangan (da’wah jahriyyah)
·       setelah mendapat perintah Allah SWT (Q.S Al Hijr ayat 94). Dakwah pertama secara terang-terangan dilakukan di bukit Shafa
·       Tahun kesepuluh kenabian istri Rasulullah Khadijah dan pamanya yang selalu melindungi Rasulullah dari kaum musyrikin yaitu Abu Thalib wafat. Tahun ini disebut tahun Amul Huzni (tahun kesedihan).
Peristiwa Isra’ dan Mi’raj

·       Tahun ke-11 kenabian   terjadi peristiwa Isra’ Mikraj (Q.S Al-Israa ayat 1). Isra’ artinya perjalanan Rasulullah pada malam hari, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis, Palestina. Mikraj artinya di naikkan ke langit tertinggi yaitu dari Baitul Maqdis sampai ke Sidratul Muntaha. Perjalanan beliau ditemani oleh malaikat Jibril dengan mengendarai Buraq.
·       Pada peristiwa ini Rasulullah menerima perintah shalat yang pada  mulanya 50 rakaat sampai akhirnya 5 rakaat sehari semalam

 Hijrah ke Yatsrib

·       Mereka hijrah secara sembunyi-sembunyi. Setelah hampir seluruh kaum muslimin berangkat maka Rasulullah pun Hijrah ditemani Abu Bakar Shiddiq
·       Pada malam itu Rasulullah memerintahkan kepada Ali bin Abi Thalib untuk tidur di tempat tidurnya dan berselimut dengan burdah hijau milik Rasulullah
·       Dalam perjalanan Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur selam tiga malam.    
·       Dalam perjalanan Rasulullah sempat mendirikan sebuah masjid di Quba yang dinamakan masjid Quba. Inilah masjid yang pertama didirikan sejak kenabian. 
·       Sejak saat itu kota Yatsrib diubah nama menjadi Al-Madinatul Munawarah yang dikenal sampai sekarang dengan sebutan Madinah. 
 Tahapan Pertama di Madinah (Tahun 1 Hijriyah)

·       Rasulullah SAW mempersaudarakan kaum Anshar dan kaum Muhajirin di rumah Anas bin Malik
·       Kemudian secara bergotong royong membangun Masjid Nabawi. 
Tahun Ke-2 Hijriyah

·        perubahan kiblat dari arah Baitul Maqdis Palestina ke Ka’bah Mekkah.
·        pertama kalinya diwajibkan puasa Ramadhan.
·        disyariatkan agar umat Islam menyelenggarakan shalat Idul Fitri setelah puasa Ramadhan.
·        ditetapkan mengeluarkan zakat bagi yang mampu.
·        terjadinya perang Badar Kubra.
Tahun Ke-3 Hijriyah

·       Diharamkannya minuman khamar bagi kaum muslimin.
·       Peristiwa perang Uhud, Pada perang ini terbunuhnya “Singa Allah”, Hamzah bin Abdul Muthalib. Ketika pasukan Islam mencapai kemenangan, terjadi kesalahan fatal dari pasukan pemanah (yang diperintahkan Rasulullah tetap berada di bukit dalam situasi apapaun), mereka melihat pasukan Islam sedang mengumpulkan ghanimah (harta rampasan perang)

Tahun ke-6 Hijriyah

·       terjadi Pejanjian Hudaibiyah , yaitu perjanjia antara kaum muslimin dengan kafir Quraisy di desa Hudaibiyah yang isinya :
* Penundaan haji bagi kaum muslimun
* Gencatan senjata selam 10 tahun antara kedua belah pihak
* Kebebasan memilih kelompok yang disukai (kelompok dalam perjanjian Muhammad atau dengan   pihak Quraisy).
* Siapa yang mendatangi Muhammad dari pihak Quraisy tanpa izin walinya, harus dikembalikan lagi, jika yang melarikan diri dari pihak Muhammad, maka tidak dikembalikan kepada beliau.
·        Terjadi Bai’atur Ridwan, yaitu sumpah setia kaum muslimin akan membela agama Islam sampai titik darah penghabisan.  
Tahun ke-10 Hijriyah

·       – Rasulullah memimpin kaum muslimin mengerjakan ibadah haji yang kemudian disebut haji Wada’ (haji perpisahan).
Tahun ke-11 Hijriyah
·       Pada tahun ini Rasulullah wafat, di rumah istri beliau Aisyah, waktu dhuha, Senin 12 Rabi’ul Awwal tahun 11 Hijriyah dalam usia 63 tahun di Madinah. 

Ringkasan Khulafaur Rasyidin

Khulafaur Rasyidin adalah para kholifah yang arif bijaksana. Mereka adalah keempat sahabat yang terpilih menjadi pemimpin kaum muslim setelah Nabi Muhammad Rasulullah saw. wafat.
Khilafah merupakan sebuah kedudukan yang sangat agung dan sebuah tanggung jawab yang begitu besar. Karena dengan jabatan tersebut seorang khalifah berkewajiban untuk mengurusi dan mengatur berbagai urusan kaum muslimin. Khalifah lah orang pertama yang paling bertanggung jawab dalam hal ini. Adanya khilafah ini merupakan kewajiban yang sifatnya fardhu kifayah. Sebab urusan umat manusia tidak akan terurusi dengan baik kecuali dengannya. Khilafah itu bisa didapatkan melalui salah satu dari tiga proses berikut ini :
1.     Keputusan tegas dari khalifah sebelumnya untuk menunjuk/mengangkat calon penggantinya
2.     Berdasarkan kesepakatan ahlul halli wal ‘aqdi (badan permusyawaratan ulama umat).
3.     Terjadinya penggulingan kekuasaan sehingga muncul khalifah baru yang berhasil menguasai pemerintahan

Dalam sejarah Islam, sempat orang pengganti nabi yang pertama adalah para pemimpin yang adil dan benar. Mereka menyelematkan dan mengembangkan dasar-dasar tradisi dari nabi bagi kemajuan Islam dan umatnya. Karena itu gelar “yang mendapat bimbingan di jalan lurus” (Al-Khulafa Ar-Rasyidin) diberikan kepada mereka yaitu:

1. Abu Bakar Siddik
- Masa Pemerintahan : 11 - 13 Hijriah / 632 - 634 Masehi
- Abu bakar sidik adalah orang yang pertama kali memeluk islam di luar keluarga / rumah tangga Rasulullah.
- Prestasi Abu bakar sidik :
---> Memperluas daerah islam
---> Menghadapi orang murtad dan orang yang tidak membayar zakat
---> Memberantas orang-orang yang menganggapnya beliau sebagai nabi
---> Mengumpulkan ayat-ayat suci alquran yang disalin menjadi mushaf

Abu Bakar ash-Shiddiq (573 - 634 M, menjadi khalifah 632 - 634 M) lahir dengan nama Abdus Syams, "Abu bakar" adalah gelar yang diberikan masyarakat muslim kepadanya. Nama aslinya adalah Abdullah bin Abi Quhafah". Ia mendapat gelar "as-Shiddiq" setelah masuk Islam. Nama sebelum muslim adalah "Abdul Ka'bah". Ibunya bernama "Salma Ummul Khair", yaitu anak dari paman "Abu Quhafah". Abu Bakar adalah khalifah pertama Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Ia adalah salah seorang petinggi Mekkah dari suku Quraisy. Setelah memeluk Islam namanya diganti oleh Muhammad menjadi Abu Bakar. Ia digelari Ash- Shiddiq yang berarti yang terpercaya setelah ia menjadi orang pertama yang mengakui peristiwa Isra' Mi'raj.

Ia juga adalah orang yang ditunjuk oleh Muhammmad SAW untuk menemaninya hijrah ke Yatsrib. Ia dicatat sebagai salah satu Sahabat Muhammad SAW yang paling setia dan terdepan dalam melindungi para pemeluk Islam bahkan terhadap sukunya sendiri.

Ketika Muhammad SAWsakit keras, Abu Bakar adalah orang yang ditunjuk olehnya untuk menggantikannya menjadi Imam dalam Shalat. Hal ini menurut sebagian besar ulama merupakan petunjuk dari Nabi Muhammad SAW agar Abu Bakar diangkat menjadi penerus kepemimpinan Islam jika beliau SAW meninggal. Ketika Nabi Muhammad SAW meninggal, terjadi perdebatan siapa yang akan meneruskan kepemimpinan Islam selama 3 hari lamanya, yang akhirnya menghasilkan keputusan bersama umat Islam saat itu, Abu Bakar diangkat sebagai pemimpin pertama umat Islam sepeninggal Muhammad SAW. Abu Bakar memimpin selama dua tahun dari tahun 632 M sejak kematian Muhammad SAW hingga tahun 634 M.

Selama dua tahun masa kepemimpinan Abu Bakar, masyarakat Arab di bawah Islam mengalami kemajuan pesat dalam bidang sosial, budaya dan penegakan hukum. Selama masa kepemimpinannya pula, Abu Bakar berhasil memperluas daerah kekuasaan Islam ke Persia, sebagian Jazirah Arab hingga menaklukkan sebagian daerah kekaisaran Bizantium. Abu Bakar meninggal saat berusia 61 tahun pada tahun 634 M akibat sakit yang dialaminya.

2. Umar Bin Khattab
- Masa Pemerintahan : 13 - 23 H / 634 - 644 M
- Termasuk orang yang pertama masuk islam / Assabiquunal Awwaluun
- Meninggal dibunuh Abu Luk-luk dan Persia dan Yahudi
- Prestasi Umar bin Khatab
---> Perluasan daerah kekuasaan islam
---> Penetapan kalender Hijriah
---> Membangun pemerintahan islam dan administrasi (Baitl Mal)
---> Mengumpulkan tulisan-tulisan ayat suci Al-Qur'an yang tersebar

Umar bin Khattab (586/590 - 644 M, menjadi khalifah 634 - 644 M) adalah khalifah ke-2 dalam sejarah Islam. pengangkatan umar bukan berdasarkan konsensus seperti Abu Bakar tetapi berdasarkan surat wasiat yang ditinggalkan oleh Abu Bakar. Hal ini tidak menimbulkan pertentangan berarti di kalangan umat Islam saat itu karena umat muslim saat itu sangat mengenal Umar sebagai orang yang paling dekat dan paling setia membela ajaran Islam. Hanya segelintir kaum, yang kelak menjadi golongan Syi'ah, yang tetap berpendapat bahwa seharusnya Ali bin Abi Thalib lah yang seharusnya menjadi khalifah. Umar memerintah selama sepuluh tahun dari tahun 634 hingga 644.

Ketika Abu Bakar sakit dan merasa ajalnya sudah dekat, ia bermusyawarah dengan para pemuka sahabat, kemudian mewasiatkan agar tongkat kepemimpinan Islam diserahkan kepada Umar bin Khatthab sebagai penggantinya dengan maksud untuk mencegah kemungkinan terjadinya perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam. Kebijaksanaan Abu Bakar tersebut ternyata diterima masyarakat yang segera secara beramai-ramai membaiat Umar. Umar menyebut dirinya Khalifah Rasulillah (pengganti dari Rasulullah). Ia juga memperkenalkan istilah Amir al-Mu'minin (petinggi orang-orang yang beriman).

Umar memerintah selama sepuluh tahun (13-23 H/634-644 M). Masa jabatannya berakhir dengan kematian. Dia dibunuh oleh seorang Zoroastrianis, budak Fanatik dari Persia bernama Abu Lu'lu'ah. Untuk menentukan penggantinya, Umar tidak menempuh jalan yang dilakukan Abu Bakar. Dia menunjuk enam orang sahabat dan meminta kepada mereka untuk memilih salah seorang di antaranya menjadi khalifah. Enam orang tersebut adalah Usman, Ali, Thalhah, Zubair, Sa'ad bin Abi Waqqash, Abdurrahman bin 'Auf. Setelah Umar wafat, tim ini bermusyawarah dan berhasil menunjuk Utsman sebagai khalifah, melalui proses yang agak ketat dengan Ali bin Abi Thalib.

3. Utsman bin Affan
- Masa Pemerintahan : 23 - 35 H / 644 - 656 M
- Julukan : Dzunnurain Walhijratain = Memiliki dua cahaya dan dua kali hijrah ke Habsy dan Madinah.
- Prestasi Usman bin Afan :
---> Memperluas daerah kekuasaan islam
---> Membangun angkatan laut
---> Penulisan ayat-ayat suci Al-Quran
---> Merenovasi masjid nabawi

Utsman bin Affan dilahirkan pada tahun 573 M pada sebuah keluarga dari suku Quraisy bani Umayah. Nenek moyangnya bersatu dengan nasab Nabi Muhammad SAW pada generasi ke-5. Sebelum masuk Islam ia dipanggil degan sebutan Abu Amr. Ia begelar Dzunnurain, karena menikahi dua putri Nabi SAW. Utsman bin Affan menjadi khalifah 644-655 M dan merupakan khalifah ke-3 dalam sejarah Islam. Umar bin Khattab tidak dapat memutuskan bagaimana cara terbaik menentukan khalifah penggantinya. Segera setelah peristiwa penikaman dirinya oleh Fairuz, seorang majusi persia, Umar mempertimbangkan untuk tidak memilih pengganti sebagaimana dilakukan Rasulullah. Namun Umar juga berpikir untuk tidak meninggalkan wasiat seperti yang pernah dilakukan Abu Bakar. Umar bin Khattab lebih memilih untuk menunjuk enam orang Sahabat sebagai Dewan Formatur yang bertugas untuk memilih khalifah baru. Keenam Orang itu adalah Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqash, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Prosedur suksesi ini memutuskan Utsman bin Affan sebagai khalifah baru pengganti Umar bin Khattab.

Pemerintahan Utsman berlangsung selama 12 tahun, pada paruh terakhir masa kekhalifahannya muncul perasaan tidak puas dan kecewa di kalangan umat Islam terhadapnya. Kepemimpinan Utsman memang sangat berbeda dengan kepemimpinan Umar. Selain itu tercatat dalam sejarah seseorang bernama Abdullah bin Saba’ Al-Yamani salah seorang yahudi yang berpura-pura masuk Islam membuat hasutan dan fitnah kepada masyarakat Islam untuk menjatuhkan Utsman bin Affan. Ibnu Saba’ ini gemar berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya untuk menyebarkan fitnah kepada kaum muslimin yang baru masa keislamannya. Akhirnya pada tahun 35 H/655 M, Utsman bin Affan dibunuh oleh kaum pemberontak yang terdiri dari orang-orang yang berhasil dihasut oleh Abdullah bin Saba’.

4. Ali bin Abi Thalib
- Masa Pemerintahan : 36 - 41 H / 656 - 661 M
- Sebutan lainnya adalah Sayyidina Ali
- Saudara Sepupu Nabi Muhammad SAW
- Prestasi Ali bin Abi Tholib :
---> Membasmi pembangkang kekhalifahan
---> Memecat gubernur yang diangkat khalifah sebelumnya
---> Menata kembali administrasi Negara
---> mengembangkan ilmu bahasa
---> Pembangunan

‘Alī bin Abī Thālib (Arab: علي بن أﺑﻲ طالب, Persia: علی پسر ابو طالب) (lahir sekitar 13 Rajab 23 Pra Hijriah/599 – wafat 21 Ramadan 40 Hijriah/661), adalah salah seorang pemeluk Islam pertama dan juga keluarga dari Nabi Muhammad. Menurut Islam Sunni, ia adalah Khalifah terakhir dari Khulafaur Rasyidin (655-661M). Sedangkan Syi'ah berpendapat bahwa ia adalah Imam sekaligus Khalifah pertama yang dipilih oleh Rasulullah Muhammad SAW. Ali adalah sepupu dari Muhammad SAW, dan setelah menikah dengan Fatimah az-Zahra, ia menjadi menantu Muhammad SAW.
Ketika para pemberontak terus mengepung rumah Utsman. Ali bin Abi Thalib memerintahkan ketiga puteranya, Hasan, Husain dan Muhammad bin Ali al-Hanafiyah mengawal Utsman dan mencegah para pemberontak memasuki rumah. Namun kekuatan yang sangat besar dari pemberontak akhirnya berhasil menerobos masuk dan membunuh Khalifah Utsman bin Affan.

Setelah Utsman wafat, masyarakat beramai-ramai membaiat Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah. Ali memerintah hanya enam tahun. Pada masa pemerintahannya, ia menghadapi berbagai pergolakan. Masa pemerintahannya dapat dikatakan yang paling tidak stabil diantara para Khulafaur Rasyidin. Hal ini dikarenakan banyaknya masalah pelik yang bergejolak di dalam negeri sehingga memaksa khalifah Ali untuk menghabiskan waktu dan usahanya meredam pergolakan tersebut.

Sejak masa pemerintahan Khalifah Ali inilah, Islam mulai mengalami kemunduran. Bermula dari banyaknya pihak yang menuntut dendam atas terbunuhnya Utsman bin Affan ra. Setelah usaha menenangkan banyak golongan yang menuntut balas atas kematian Utsman dengan jalan damai tidak berhasil, maka ditempuhlah dengan peperangan. Pertama terjadilah Perang Waq’atul Jamali (penamaan tersebut karena ‘Aisyah bersama pasukannya mengendarai unta) atau peperangan unta. Kedua, Perang Shiffin atau peperangan unta antara pasukan Khalifah Ali dan pasukan ‘Aisyah. Perang saudara ini terjadi pada tahun 36 H/657 M, akibat hasutan Abdullah bin Saba. Perang ini dimenangkan oleh pasukan Ali.

Kekhalifahan Setelah Era Khulafaur Rasyidin
Pada masa Abu Bakar sampai kepada Ali bin Abi Thalib, kekhilafahan dinamakan sebagai periode Khilafah Rasyidah. Para khalifahnya disebut al-Khulafa' al-Rasyidun, (khalifah-khalifah yang mendapat petunjuk). Ciri masa ini adalah para khalifah betul-betul merujuk teladan Nabi SAW. Setelah periode Khilafah Rasyidah, pemerintahan Islam berbentuk kerajaan / kesultanan. Layaknya sistem kerajaan pada umumnya, pada masa ini kekuasaan diwariskan secara turun temurun.
 



Sejarah dinasti bani umayyah

bani umayyah adalah kekhalifahan islam pertama setelah masa khulafa ar-rasyidin yang memerintah dari 661 M sampai 750 M di jazirah arab dan sekitarnya, serta dari 756 M sampai 1031 M  di cordova, spanyol. Nama dinasti ini dirujuk kepada umayyah bin abd asy-syam, kakek buyut dari khalifah pertama bani umayyah, yaitu mu’awiyah bin abi sufyan atau kadangkala disebut juga dengan mu’awiyah. Ia adalah pendiri dan khalifah secara resmi, menurut ahli sejarah, terjadi pada tahun 660 M/40 H pada saat umayyah memproklamasikan diri menjadi khalifah di iliyah (palestina). Setelah pihaknya dinyatakan oleh majelis tahkim sebagai pemenang. Pemerintahan dinasti umayyah (41-132 H)

khalifah-khalifah dinasti umayyah
1.      Mu’awiyah bin abi sofyan                8.     Umar bin abdil aziz
2.      Yazid bin mu’awiyah                         9.     Yazid bin abdul malik
3.      Mu’awiyah bin yazid                         10.   Hisyam bin abdul malik
4.      Marwan bin hakam                            11.   Al-walid bin yazid
5.      Abdul malik bin Marwan                  12.   Yazid bin Al-walid
6.      Al-walid bin abdul malik                  13.   Ibrahim bin Al-walid
7.      Sulaiman bin abdul malik                14.   Marwan bin muhammad
                                          
B.     Sistem pemerintahan bani umayyah
1.      Pemindahan pusat pemerintahan dari madinah kedamaskus
2.      Mu’awiyah member penghargaan kepada orang-orang yang berjasa dalam  perjuangan mencapai pundak kekuasaan
3.      Menumpas orang-orang yang beroposisi yang dianggap berbahaya jika tidak bisa dibujuk dengan harta dan kedudukan, dan menumpas kaum pemberontak.
4.      Membangun kekuatan militer yang terdiri dari tiga angkatan, darat ,laut dan kepolisian yang tangguh dan loyal.
5.      Meneruskan wilayah kekuasaan islam baik ke timur maupun ke barat
6.      Baik muawiyah maupun para penggantinya maupun para penggantinya membuat kebijaksanaan yang berbeda dari zaman khulafa al-rasyidin.
7.      Muawiyah mengadakan pembaharuan dibidang administrasi pemerintahan dan melengkapinya dengan jabatan-jabatan baru yang dipengaruhi oleh kebudayaan Byzantium.
8.      Mengubah system pemerintahan dari bentuk khalifah yang bercorak demokratis menjadi monarki.

C.    Pendidikan dizaman dinasti bani umayyah.
Dinasti bani umayyah berkuasa cukup lama selama kurang lebih 91 tahun lamanya. Kebijakan dan perubahan yang dilakukan oleh para khalifah tersebut menjadi pelajaran penting bagi pemimpin-pemimpin islam saat ini. Bani umayyah dalam pengembangan pola pendidikan islam memang masih sama dengan periodek sebelumnya tetapi sudah ada reformasi yang dilakukan baik dari segi kurikulumnya maupun tata cara yang dilakukan oleh para pendidiknya. Salah satu kemajuan pendidikan dizaman bani umayyah yakni pengembangan kurikulum pengajaran dan pendidikannya meskipun hal-hal tersebut belum terlalu formal seperti saat ini. Pembangunan sarana prasarana pendidikan baik pendidikan di khuttab, ruang sastra, dan bahasa, perpustakaan serta rumah sakit untuk praktik bagi calon dokter sudah tersedia pada saat itu. Kemajuan pengetahuan dan pembaharuan system pendidikan pada zaman daulah bani umayyah sudah terlihat. Karena pemerintah bani umayyah menaruh perhatian yang sangat dalam pada bidang pendidikan. Memberikan dorongan yang kuat terhadap bidang pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana. Hal ini dilakukan agar para ilmuan, seniman, dan para ulama mau melakukan pengembangan bidang ilmu yang dikuasainya serta mampu melakukan kaderisasi ilmu.

D.    Masa kemunduran dan keruntuhan dinasti umayyah.
1.      Potensi perpecahan antara suku, etnis dan kelompok politik yang tumbuh semakin kuat
2.      Tidak adanya aturan yang pasti dan tegas tentang peralihan kekuasaan secara turun temurun yang mana mengakibatkan gangguan serius ditingkat Negara
3.      Sisa-sisa kelompok pendukung khalifah ‘ali bin abi thalib yang umumnya adalah kaum syi’ah dan kelompok khawarij terus aktif menjadi gerakan oposisi
4.      Sebagian besar golongan Malawi terutama di irak dan wilayah bagian timur lainnya merasa tidak puas dengan kebijakan pemerintah dinasti umayyah
5.      Sikap hidup mewah dilingkungan istana merupakan salah satu faktor lemahnya pemerintahan dinasti umayyah
6.      Penyebab langsung tergulingnya kekuasaan dinasti umayyah adalah munculnya kekuatan baru yang dipelopori oleh keturunan al-abbas bin abdul muthalib.

Proses Terbentuknya Dinasti Abbasiyah
. Dinamakan khilafah Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa dinasti ini adalah keturunan Al-Abbas paman Nabi Muhammad SAW. dinasti Abbasiyah didirikan oleh Abdullah Al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn Al-Abbas. Kekuasaannya berlangsung dalam rentang waktu yang panjang,dari tahun 132 H (750 M) s. d 656 H (1258). Selama dinasti ini berkuasa, pola pemerintahan yang diterapkan berbeda-beda sesuai dengan perubahan politik, sosial, dan budaya. Ketika dinasti Umayyah berkuasa Bani Abbas telah melakukan usaha perebutan kekuasaan. Bani Abbas telah mulai melakukan upaya perebutan kekuasaan sejak masa khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720 M) berkuasa.
Pada awalnya kekhalifahan Abbasiyah menggunakan Kuffah sebagai  pusat pemerintahan, dengan Abu as-Saffah (750-754 M) sebagai Khalifah pertama. Khalifah penggantinya, Abu ja’far al-Mansur (754-775) memindahkan pusat pemerintahan kebaghdad. Daulah Abbasiyah mengalami pergeseran dalam mengembangkan pemerintahan. Sehingga dapatlah dikelompokkan masa daulah Abbasiyah menjadi lima periode sehubungan dengan corak pemerintahan. Sedangkan menurut asal- usul penguasa selama masa 508 tahun daulah Abbasiyah mengalami tiga kali pergantian penguasa. Yaitu Bani Abbas, Bani Buwaihi, dan Bani Seljuk.

Adapun periodisasi dalam Daulah Abbasiyah adalah sebagai berikut :

a.       Periode Pertama (750-847 M)
Diawali dengan Tangan Besi
Sebagaimana diketahui Daulah Abbasiyahdidirikan oleh Abu Abas. Dikatakan demikian, karena dalam Daulah Abbasiyah berkuasa dua dinasti lain disamping Dinasti Abasiyah. Ternyata dia tidak lama berkuasa, hanya empat tahun. Pengembangan dalam arti sesungguhnya dilakukan oleh penggantinya, yaitu Abu Jakfar al-Mansur (754-775 M). Dia memerintah dengan kejam, yang merupakan modal bagi tercapainya masa kejayaan Daulah Abasiyah.[8]
Pada periode awal pemerintahan Dinasti Abasiyah masih menekankan pada kebijakan perluasan daerah. Kalau dasar-dasarpemerintahan Daulah Abasiyah ini telah diletakkan dan dibangun olh Abu Abbas as-Safak dan Abu Jakfar al-Mansur, maka puncak keemasan dinasti ini berada pada tujuh khalifah sesudahnya, sejak masa khalifah al-Mahdi (775-785 M) hinga Khalifah al-Wasiq (842-847 M). zaman keemasan telah dimulai pada pemerintahan pengganti Khalifah Al-Jakfar, dan mencapai puncaknya dimasa pemerintahan Harun Al-Rasyid. Dimasa-masa itu para Khalifah mengembangkan berbagai jenis kesenian, terutama kesusasteraan pada khususnya dan kebudayaan pada umumnya….[9]


Khilafah di Baghdad yang didirikan oleh Saffah dan Mansur mencapai masa keemasannya mulai dari Mansur sampai Wathiq dan yang paling jaya adalah periode Harun dan puteranya, Ma’mun. Istana khalifah Harun yang identik dengan megah dan penuh dengan kehadiran para pujangga, ilmuwan, dan tokoh-tokoh penting dunia. Dengan Harun  tercatat buku legendaries cerita 1001 malam. Baik segi politik, ekonomi, dan budaya, periodenya tercatat sebagai The Golden Age of Islam.[14]
Adapun kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh dinasti Bani Abbasiyah ialah sebagai berikut :
1.      Administrasi
2.      Sosial
3.       Kegiatan ilmiah
4.      Peran Pemerintah
Pada 832 M, Ma’mun mendirikan Bait al-HIkmah di Baghdadsebagai akademi pertama, . Diantara kebanggaan zaman pemerintahan Abbasiyah adalah terdapatnya 4 imam yaitu Abuu Hanifah, Malik, Syafi’i, dan Ahmad ibn Hanbal, mazhab fikih yang ulung ketika itu. Mereka merupakan para Ulama fikih yang paling agung dan tiada bandingannya di dunia Islam.

c.    Sebab-Sebab Kemunduran Dinasti Abbasiyah
Adapun faktor penyebab kehancuran Abbasiyah, diantaranya, sebagai berikut.
1.      Internal
: (1) adanya persaingan tidak sehat diantara beberapa bangsa yang terhimpun dalam Daulah Abasiyah, terutama Arab, Persia, dan Turki. (2) terjadinya perselisihan pendapat diantara kelompok pemikiran agama yang ada, yang berkembang menjadi pertumpahan darah. (3) munculnya dinasti-dinasti kecil sebagai akibat perpecahan social yang berkepanjangan. (4) akhirnya terjadi kemerosotan tingkat perekonomian sebagai akibat dari bentrokan politik.
2.      Eksternal
(1) berlangsungnya Perang Salib yang berkepanjangan, dan yang paling menentukan adalah (2) sebuah pasukan Mongol dan Tartar yang dipimpin oleh Hulagu Khan, yang berhasil menjarah semua pusat-pusat kekuasaan maupun pusat ilmu, yaitu perpustakaan di Baghdad.

Tokoh Ilmuwan Muslim Pada Masa Dinasti Bani Umayyah

Diantara tokoh ilmuwan Muslim pada zaman Dinasti Bani Umayyah yaitu sebagai berikut:

Dalam bidang Ilmu Fiqih
1.     Imam Hanafi
Pendiri madzhab ini diberi gelar “Imam Ahlur Ra’yi” karena ia lebih banyak memakai argumentasi akal dari pada ulama, namun ia tetap mengacu pada sumber hukum Islam (Al-Quran dan Hadist, fatwa sahabat, ijma’, qiyas dan urf).
Kitab yang beliau tulis diantaranya:
·       Al-Faraid = buku khusus yang fokus membicarakan tentang waris dan segala bentuk ketentuan-ketentuan menuruthukum Islam
·       Asy-Syurut =buku yang membahas tentang perjanjian dalam suatu akad atau transaksi
·       Al-Fiqhul Akbar =buku yag membahas tentang teologi dan lilmu tauhid
2.     Imam Malik
Yakni seorang mujtahids besar dan ahli dalam bidang fiqih dan hadist sekaligus pendiri madzhab Maliki.
Karyanya yang terkenal adalah “Al-Muwatta” yakni kitab yang mencakup segala hal dalam masalah fiqih

Dalam bidang Tasawuf
1.     Hasan Al-Basri
Ialah seorang ahli tasawuf, pada tahun 37 H, setelah perang siffin ia pindah ke Basrah dan disanalah ia memulai karirnya sebagai seorang ulama dan zahid yang sangat berpengaruh. Inti ajaran beliau adalah Al-Khauf wa Roja’ yakni takut terhadap siksaan Allah AWT. Dan berharap akan janji dan balasan kebaikan dari Allah SWT.
2.     Rabi’ah Al-Adawiyah
Ia adalah seorang sufi wanita yang termasyhur sepanjang sejarah. Konsep pemikirannya sangat terkenal dan menjadi suatu terobosan sufisme yang sangat monumental, yakni “Mahabbah” yakni tentang rasa cinta kepada Allah SWT.

Dalam bidang ilmu Hadits

1.     Abu Hurairah
Beliau sangat masyhur dan paling banyak dalam meriwayatkan hadits-hadits rasul. Menurut Imam Bukhori, tidak kurang dari 800  hadits yang beliau hafal

Dalam bidang Tafsir
Ilmu tafsir adalah ilmu yang mengkaji makna dan tujuan yang terkandung dalam Al-Quran sesuai dengan kemampua akal manusia. Diantara mereka yang berjasa dalam lahirnya dan berkembang nya ilmu tafsir adalah sebagai berikut :
·       Abdullah bin Abbas dari Madinah
·       Abdullah bin Mas’ud dari Makkah
·       Sa’ad bin Jabir
·       Al-Asmi dan mujahid muridnya Ibnu Abbas
Itulah beberapa tokoh ilmuwan Muslim yang sangat berperan penting dalam peradaban Islam di zaman Dinasti Bani Umayyah.
 


TOKOH-TOKOH ILMUWAN MUSLIM DAN PERANNYA PADA MASA DINASTI ABBASIYAH TERHADAP PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN.

Masa kekuasaan DinastiAbbasiyah merupakan masa keemasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Pemikiran filsafat masuk ke dalam Islam melalui filsafat Yunani yang dijumpai kaum muslimin pada abad ke-8 M di Suriah, Mesopotamia, Persia, dan Mesir.
Di antara penguasa Abbasiyah yang termasuk tokoh ilmuwan muslim adalah Abu Ja’far Al-Manshur, Harun Ar-Rasyid, dan Al-Makmun. Peranan mereka selain melakukan kegiatan penerjemah, juga mendukung dan memfalitasi kegiatan penerjemah yang dilakukan ilmuwan-ilmuwan yang lain.

1.        Bidang Kedokteran.
Ilmu kedokteran mulai berkembang pada akhir masa Abbasiyah I, yaitu masa Khalifah Al-Watsiq, sedangkan puncaknya terjadi pada masa Abbasiyah II, III, dan IV. Pada buku-buku karya Ar-Arazi banyak dijumpai di museum-museum Eropa dan banyak digunakan sebagai buku rujukan untuk dunia kedokteran.
Tokoh-tokohnya adalah :
a.       Abu Zakaria Ar-Arazi seorang dokter yang paling termasyur di zamannya beliau seorang kepala Rumah Sakit di Baghdad.
b.      Ibnu Sina adalah seorang ilmuwan muslim yang dikenal dengan julukan “Raja diraja Dokter” dan “Raja Obat” serta dianggap sebagai perintis tentang penyakit syaraf dan berbagai macam penyakit. Selain di bidang kedokteran, Ibnu Sina juga terkenal sebagai saintis ulung dan sebagai filosof. Karya-karya Ibnu Sina sangat terkenal di Barat terutama di berbagai perguruan tinggi di Prancis, salah satu karyanya yaitu Al-Qanun fi At-Tibb dan Asy-Syifa.
c.       Ibnu Saha adalah saeorang direktur Rumah Sakit Yudisapur 

2.        Bidang Filsafat.
a.                Al-Kindi banyak menjelaskan pikiran-pikiran filsafat Aristoteles. Maka tidak heran jika ada yang memberinya gelar sebagai penggerak filosof Arab.
b.               Al-Farabbi lebih dikenal sebagai seorang filosof daripada ilmuwan.
c.                Ibnu Sina selain seorang tokoh di bidang kedokteran dia juga sorang filosof.

3.        Bidang Matematika.
a.       Al-Khawarizmi adalah tokoh utama dalam kajian matematika Arab, penyusun tabel astronomi, dan penemu Aljabar pada masa Khalifah Al-Makmun.
b.      Abu Kamil Sujak telah mengetahui perkembangan aljabar di eropa. Tulisan-tulisannya tentang geometri telah memberikan pengaruh dan konstribusi besar terhadap geometri barat. Terutama uraian-uraian aljabar terhadap geometri.

4.        Bidang Astronomi.
a.                Musa Ibrahim Al-Farazi di tugaskan oleh Khalifah Al-Manshur untuk menerjemahkan berbagai risalah astronomi dan India yaitu Brahmasoutrasidanta dan hasil risalahnya berjudul Al-Magest yang mengalami dua kali penyempurnaan. Para astronom Muslim berhasil menciptakan teropong bintang dengan peralatan lengkap di kota Yundhisyapur, Iran.
b.               Al-Farghani adalah seorang tokoh yang turut ambil bagian dalam pengukuran derajat garis lintang bumi dan pada masa Khalifah Al-Mutawakkil ia ditugaskan untuk mengawasi pembangunan Nilometer di Fustat, Mesir.
c.                Al-Battani yaitu seorang tokoh astronom Arab terbesar penerus Al-Farghani, ia berhasil menemukan garis lengkung dan kemiringan ekliptik, panjangnya tahun tropis, lamanya satu musim, dan tepatnya orbit matahari serta orbit utama planet.

5.        Bidang Bahasa dan Sastra.
a.                Ibnu Muqaffa sebelum masuk Islam bergelar Abu Amir, ia adalah orang pertama yang menerjemahkan karya-karya sastra dari luar ke dalam bahasa Arab.
b.               Imam Sibawayhi adalah seorang ahli gramatika pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid, ia juga dikenal sebagai imam ahli nahwu.
c.                Abu Nawas adalah penyair Arab termashur di zaman Harun Ar-Rasyid. Syair-syairnya dihimpun dalam Diwan Abu Nawas.

6.        Bidang Sejarah dan Geografi.
a.                Al-Mas’ud adalah seorang sejarawan yang dijuluki sebagai pemimpin para sejarawan, ia juga seorang ahli geografi.

B.       TOKOH-TOKOH ILMUWAN MUSLIM DAN PERANNYA PADA MASA DINASTI ABBASIYAH TERHADAP PERKEMBANGAN PERADABAN ISLAM.

1.      Bidang Tafsir Al-Qur’an.
Pada masa sebelumnya para ulama enggan menafsirkan Al-Qur’an karena takut salah. Di masa Abbasiyah, mereka bersedia menafsirkan Al-Qur’an karena tuntutan generasi penerus. Dalam ilmu tafsir, terdapat dua pola yaitu tradisional dan rasional.
a. Tafsir bil Ma’sur.
Yaitu Al-Qur’an yang ditafsirkan dengan hadis-hadis nabi. Adapun para Mufassirinnya adalah:
1)      Ibnu Jarir At-Tabari.
2)      Ibnu Atiyah Al-Andalusy(Abu Muhammad Abdul Haq bi Atiyah).
3)      As-Sudi yang berdasarkan tafsirnya pada Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud.
4)      Muqatil bin Sulaiman, tafsirnya sangat terpengaruh kitab Taurat.
5)      Muhammad bin Ishaq, tafsirnya banyak mengutip cerita israilah.

b. Tafsir Bir Ra’yi
yaitu AL –Qur’an yang di tafsirkan berdasarkan pada akal pikiran(rasional).
1)      Abu Bakar Asam
2)      Abu Muslim Muhammad bin Bihr Isfahani.
3)      Ibnu Jaru Al-Asadi.
4)      Abu Yunus Abdussalam (Penafsiran Al-Qur’an yang sangat luas sehingga ia menafsirkan Surah Al-Fatihah saja sampai 7 jilid)

2.      Ilmu Hadis.
Hadis merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an. Sedangkan kitabnya terbagi kepada 7 kategori, yaitu berdasarkan gaya bahasa, gramatika bahasa, kisah-kisah, ilmu hukum, ilmu kalam, tasawuf, dan kata-kata asing dalam Al-Qur’an.
Untuk menentukan keabsahan dan keontetikan suatu hadist para ulama meneliti dan mengkaji dengan sungguh-sungguh hadist dari segi sanad, rawi, dan matan(sifat dan bentuk hadist). Pada masa Dinasti Abasisiyah muncul para ahli hadis yang termashur.
a)        Imam Bukhari, karyanya adalah kitab Jami’ Sahih Al-Bukhari.
b)        Imam Muslim, kitab karangan Sahih Muslim.
c)        Ibnu Majah, karyanya Sunan Ibnu Majah.
d)       Abu Dawud, karyanya Sunan Abu Dawud.
e)        Imam Tirmizi, karyanya Sunan At-Tirmizi.
f)         Imam Nasa’I, karyanya Sunan An-Nasa’i.

3.      Ilmu Tasawuf.
Ilmu tasawuf adalah ilmu syariat yang inti ajarannya menjauhkan diri dari kesenangan dunia dan mendekatkan diri kepada Allah. Diantara ulama ahli tasawuf adalah:

a)        Al-Qusyairi, karyanya Risalatul Qusyairiyah.
b)        Syihabuddin, karyanya Awariful Ma’arif.
c)        Imam Gazali, karyanya Ihya Ulumuddin.

4.      Ilmu Kalam.
Perkembangan ilmu kalam terjadi seiring dengan genjarnya serangan orang-orang non-muslim yang ingin menjatuhkan Islam melalui olah fikir filsafat. Dan ulama yang terkenal di bidang ini adalah Hasan Al-Asyari, Washil bin Atha, dan Imam Syafi’i.

5.      Ilmu Fikih.
Ilmu fikih dimasa Abbasiyah mengalami perkembangan yang cukup baik, ulama-ulama yang muncul pada saat itu dikenal dengan sebutan dengan “Imam Mazhab”. Karena kekuatan dan kemampuan mereka dalam menyimpulkan hukum-hukum dari berbagai masalah yang ada.
Mazhab-mazhab fikih yang banyak diikuti oleh kaum muslimin di dunia yang muncul pada masa Abbasiyah adalah:
a)        Imam Abu Hanifah, karyanya Fiqhu Akbar, Al-Alim Wal Musta’an, dan Al-Masad.
b)        Imam Malik, karyanya Kitab Al-Muwatta’, dan Al-Usul As-Sagir.
c)        Imam Syafi’I, karyanya Al-Umm, Al-Isyarah, dan Usul Fiqih.
d)       Imam Ahmad Ibnu Hambal, karyanya Al-Musnad, Jami’ As-Sagir, dan Jami’ Al-Kabir.

Ilmuwan-ilmuwan pada masa Dinasti Ayyubiyah

 

Berkembangnya ilmu pengetahuan ketika pemerintahan Daulah Bani Al-Ayyubiyah ditandai dengan hadirnya pelajar-pelajar dari berbagai tempat di dunia Islam yang bertujuan untuk mencari ilmu di Universitas Al-Azhar dan datangnya ulama-ulama masyhur untuk mengajar di Al-Azhar. Beberapa ulama tersebut diantaranya sebagai berikut:

1.ABDUL LATIF AL-BAGDADI, ahli ilmu Mantiq dan Bayan
2. SYEKH ABU QASIM AL-MANFALUBI , Ahli Fikih
3.SYAMSUDDIN BIN KHALIKAN, Ahli Sejarah yang mengarang kitab Waffiyat Ayan
4. ABU ABDULLAH AL-QADA,I, Ahli Fikih, Hadis, dan Sejarah yang menulis beberapa kitab seperti As-Syihab( Bintang), Sanadus Sihah( Perawi Hadis-hadis Sahih),Manaqib al-Imam Asy-Syafi'i ( Budi pekerti Imam Syaafi'i)Anba 'al Anbiya ( Cerita Para Nabi) Uyun al-Ma'rif ( Mata air Ilmu Pengetahuan) dan al-Mukhtar fi Zikr al Khutat wa al-Asar( Buku tentang Sejarah Mesir)
5. AL-HUFI, Ahli Bahasa
6. ABU ABDULLAH MUHAMMAD BIN BARAKAT, Ahli Nahwu
7. HASAN BIN KHAIR AL FARISI, Ahli Fikih dan Tafsir
8. SYEIKH JAMALUDDIN AS SUYUTI
9. SYEIKH SHAHABUDDIN AS-SAHRURI
10. IBNU AL-FARID, Ahli Tasawuf
 


MASUKNYA ISLAM KE INDONESIA
Proses Masuknya Islam ke Indonesia
Abad ke 7 M
Abad ke 13 M
Teori Mekkah/ Arab
Bukti: perkampungan Arab di Kanton, Gelar Raja dalam bahasa Arab.
Teori Gujarat/ India
Bukti: Batu Nisan Sultan Samudra Pasai/ Malik as-Shaleh
Berita Cina
Bukti: Keberadaan orang Ta-Shih
Teori Persia/ Iran
Bukti: Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik, kesamaan ajaran sufi
Berita Chou Ku-Fei
Bukti: Keberadaan Wilayah Fo lo an di SumSel.
Marcopolo
Bukti: Penduduk Islam di Perlak
Berita Jepang
Bukti: Kapal Po sse dan Ta Shih K-uo di Kanton
Ibnu Batutah
Bukti: Batu Nisan Sultan Malik as-Shaleh

Golongan Pembawa Islam
Golongan Penerima Islam
1.     Pedagang
2.     Mubaligh/ Guru
3.     Sufi
1.     Elite (Raja, bangsawan)
2.     Wong Cilik (lapisan bawah)
Cara-Cara Masuknya Islam ke Indonesia
-        Perdagangan                         : Berdagang sambil berakwah
-        Sosial dan Kemasyarakatan            : Pernikahan
-        Pengajaran                             : Pesantren
-        Tasawuf                                  : Aliran Sufi
-        Kesenian                                : Wayang, musik, pahat dll.

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Islam Dapat Berkembang Cepat di Indonesia
a.      Syarat untuk masuk Islam sangat mudah
b.     Islam tidak mengenal kasta
c.      Penyebaran Islam dilakukan secara damai
d.     Sifat bangsa Indonesia yang ramah-tamah
e.      Upacara keagamaaan dalam Islam lebih sederhana
Abad ke 5
Abad ke 7
Abad ke 11
Abad ke 13
Samudera Hindia menjadi kawasan berbahasa Arab
Pantai Sumatera menjadi kawasan dagang Muslim
Ditemukan bukti-bukti tersebarnya Islam di Nusantara
Berdirinya kerajaan Islam di Nusantara

Bukti-Bukti tersebarnya Islam di Nusantara
-        Makam Fatimah binti Maimun 1082 M  di Gresik
-        Makam Sultan Malik as-Shaleh 1297 M di Samudra Pasai
-        Makam Tuhar Amisuri 602 H di Sumatera
-        Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

Wali Songo, Metode Dakwah dan Hasil Karyanya
NO

NAMA TOKOH
METODE DAKWAH
HASIL KARYA
1.
Maulana Malik Ibrahim/Maulana Maghribi/Syekh Maghribi/Syekh Jumadil Kubra/Sunan Gresik
(Gresik)
1.       Membuka warung untuk berjualan kebutuhan sehari-sehari dengan harga murah
2.       Mengadakan pengobatan gratis
3.       Membangun pondok pesantren pertama di Pesucian
4.       Orang Islam pertama yang masuk keJawa
-          KESENIAN : Tembang Suluk, Gundul-gundul pacul,dll
-          PENDIDIKAN : Pondok Pesantren di Leran, Gresik
2.
Sunan  Ampel/ Raden Rahmat
(Ampel, Surabaya)
1.       Mendirikan pesantren Ampel  Denta
2.       Aspek akidah dan ibadah
3.       Perancang kerajaan Islam Demak
4.       Mengadakan perkawinan dengan puteri   Manila
5.       Molimo : Larangan berjudi, mabuk, mencuri, narkoba dan zina, moh main, ngombe, maling madat dan madon
-POLITIK : Rancangan Kerajaan Islam Demak
3.
Sunan Bonang/Raden Maulana Makdum Ibrahim
(Surabaya)
1.       Menyesuaikan dengan kebudayaan masyarakat
2.       Menciptakan gamelan Bonang/gending
3.       Mengganti nama-nama dewa dengan nama-nama malaikat
4.       Ahli dalam pewayangan
-          KESENIAN : Gending, tembang tombo ati dan suluk
4.
Sunan Giri/Raden Paku/Raden Ainul Yakin
(Giri)
1.       Mendirikan pesantren Giri
2.       Menciptakan permainan anak-anak
3.       Mengirim juru dakwahnya yang terdidik ke berbagai pelosok daerah diluarJawa
-          PermainanJelungan, gendi ferit, jor, gula anti, cublak-cublak suweng, lir ilir,dll
-          Gending Asmarandana danpucung

5.
Sunan Drajad/Raden Qosim/Syarifudin
(Surabaya)
1.       Pengajaran Tauhid dan akidah secara langsung
2.       Mengorientasikan dakwahnya pada kegotong-royongan
3.       Mengadakan pendekatan kurtural
4.       Menciptakan tembang jawa
5.       Menciptakan suluk petuah: “Berilah tongkat pada si buta, berilah makan pada yang lapar, berilah pakaian pada yang telanjang”
-KESENIAN : Tembang Pangkur dan gamelan Singomengkok
6.
Sunan Kalijaga/Raden Mas Syahid bin RadenSahur
(Tuban)
1.       Perancang masjid Demak(Tata dan pecahan kayu)
2.       Sufistik berbasis salaf
3.       Menggunakan wayang dan gamelan sebagai media dakwahnya
4.       Mengarang cerita-cerita pewayangan
5.       Mengembangkan seni suara, ukir, busana, pahat, dan kesusastraan
6.       Pencipta baju takwa
-          KESENIAN : Wayang Purwa,cerita pewayangan ,Jamus Kalisada, babat alas wonomarto, wahyu tohjali, dsb
7.
Sunan Kudus/Jafar Sadik/Waliyyul Ilmi
(Jipang Panoalan, Blora)
1.       Mengubah cerita-cerita ketauhidan
2.       Menggunakan pendekatan kurtural
3.       Memanfaatkan simbol Hindu-Budha
4.       Membetulkan menara, gerbang, tempat wudhu
5.       Menambatkan sapi dihalaman masjid
6.       Menciptakangending
-KESENIAN : Cerita agama Maskumambang dan Mijil
8.
Sunan Muria/ Raden Umar Said/Raden Prawoto bin Sunan Kalijaga
(Gunung Muria, Kudus)
1.       Menjadikan desa-desa terpencil sebagai pusat dakwahnya
2.       Mengadakan kursus-kursus bagi kaum pedagang, nelayan,dan rakyat biasa seperti berdagang, bercocok tanam, melaut, dll.
-KESENIAN : Tembang dakwah Sinom dan Kinanti
9.
Sunan Gunung Jati/Syarif Hidayatullah, cucu prabu Silihwangi(pangeran sabakingking)
(Jawa Barat)
1.       Membanguin infrastruktur berupa jalan-jalan yang menghubungkan antar wilayah
2.       Melakukan ekspedisi ke Banten
3.       Memanfaatkan pengaruhnya sebagai cucu kerajaan Padjajaran menyebarkan Islam dari pesisir Cirebon kepedalaman Pasundan/priangan
-SituskerajaanBanten
10.
Abdur Rauf Singkel/Abdur Rauf al-Fansuri/Abdur Rauf as-Singkili/TengkuSyah Kuala
(Kota Singkil, Aceh)
1.       Mengembangkan Tareqot Sytariyah
2.       Menjadi mufti kerajaan Aceh dan sebagai ahli tafsir dan tasawuf
3.       Menulis karya sastra
-TAFSIR : Turjuman Al-Mustafid(Terjemah Pemberi Faedah),Mir’at at-tullab fi tahsil Ma’rifah Ah kamasy-syar’iyah li Al-Malik Al-wahhab (Cermin bagi penuntun ilmu fikih pada memudahkan mengenal segala hukum syarak Allah)
- Tasawuf : Umdat al-Muhtajin(Tiang orang yang memerlukan), Kifayat al-Muhtajin(Pencakup para pengemban hajat), Daqo’iq al-huruf(Detail huruf),Bayat Tajalil(Keterangan tentang Tajalil
11.
Muhammad Arsyad Al-Banjari/Datuk Kalampayan
(Pulau Kalimantan)
1.       Membina kader-kader ulama
2.       Membangun rumah, ruang pengajian, perpustakaan dan asrama para santri sebagai pusat pendidikan
3.       Membetulkan arah kiblat beberapa masjid di Jakarta
-          Karya tulis : Sabilul Muhtadin(Jalan orang yang mendapat petunjuk)
12.
Syamsuddin As-Sumatrani
(Ahli Sufi dari Aceh)
1.       Sebagai syekhul Islam di kesultanan Aceh masa Sultan Iskandar Muda
2.       Penganut paham Wahdatul Wujud
-          Miras al-mu’min(Warisan orang-orang yang beriman)
-          Miras al-Muhaqqiqin(Warisan orang yang yakin)
13.
Nuruddin ar-Raniri
(Gujarat India)
1.       Syekh Tareqot Rifaiah di India
2.       Menulis karya tulis
-Karyatulis : Al-Sirat al-Mustaqim(Jurus lurus)masalah ibadah
- Bustam al-Salatin(Sejarah)
14.
Fatahillah(Faletehan)
1.       Guru agama Islam pengajar di istana Demak
2.       Ahli tata Negara
3.       Ahli siasat perang
15.
Sultan Hasanuddin(Banten)
1. Ekspansi wilayah ke Lampung
2. Menjalin hubungan baik dengan kerajaan diluar Nusantara















RANGKUMAN TRADISI ISLAM NUSANTARA

Tradisi menurut bahasa berarti adat istiadat, kebiasaan, turun menurun. Sedangan tradisi menurut istilah adalah adat kebiasaan turun-menurun yang masih dijalankan dalam masyarakat. Tradisi Islam di Nusantara merupakan akulturasi antara ajaran Islam dan adat istiadat yang ada di Nusantara. Contoh seni budaya Islam  Nusantara, antara lain:

1. Kesenian Nusantara:

a.   Wayang
              Wayang merupakan hasil karya seorang wali, yaitu Sunan Kalijaga, yang mana wayang mengandung nilai filosofis, religius dan pendidikan. Misalnya: Cerita pewayangan yang bernafaskan Islam adalah Jamus Kalimosodo, Wahyu Tohjali, Wahyu Purboningrat, dan Babat Alas Wonomarto.
b.  Qasidah
              Qasidah adalah puisi yang terdiri dari 14 bait lebih, yang merupakan jenis seni suara yang bernafaskan Islam karena berisikan unsur-unsur dakwah Islam. Lagu-lagu qosidah biasanya dibawakan dengan irama gembira dan diiringi rebana. Pada awalnya rebana adalah intrumen yang mengiringi lagu-lagu keagamaan, seperti puji-pujian terhadap Allah, shalawat kepada Nabi saw atau syair-syair Arab.
c.   Hadrah
          Hadrah adalah suatu kesenian dalam bentuk seni tari dan nyanyian-nyanyian yang bernafaskan Islam. Lagu-lagu yang digunakan berisikan ajaran Islam dengan musiknya menggunakan rebana dan genjring dalam acara khitanan dan pernikahan.
d.  Sekaten
Sekaten adalah perayaan maulid Nabi Muhammad saw. yang diadakan di Yogyakarta dan di Surakarta. Kata Sekaten berasal dari kata syahadatain. Pada tahun 1939 Caka atau 1477 Masehi, Raden Patah selaku Adipati Kabupaten Demak Bintara dengan dukungan para wali membangun Masjid Demak. Berdasarkan hasil musyawarah para wali, digelarlah kegiatan syiar Islam secara terus-menerus selama 7 hari menjelang hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Agar kegiatan tersebut menarik perhatian rakyat, dibunyikanlah dua perangkat gamelan buah karya Sunan Giri membawakan gending-gending ciptaan para wali, terutama Sunan Kalijaga.

2. Adat Nusantara
a. Adat Jawa
Banyak sekali adat Jawa dan Diantara  upacara adat Jawa, antara lain:
1. Upacara Ruwatan
2. Upacara Perkawinan Tradisional Jawa
3. Upacara Tedak Siten
4. Upacara Tingkepan Atau Mitoni

b. Adat Melayu
Kehidupan orang melayu (Riau) selalu diwarnai dengan upacara adat sebagai warisan tradisi nenek moyang mereka. Misalnya kelahiran anak hingga masuk usia dewasa.
c. Adat Minang
Menurut adat Minang, bahwa anak laki-laki yang akil baligh harus segera dikhitan dan belajar mengaji. Adapun bagi anak perempuan yang masuk usia dewasa diadakan upacara merias rambut (menata konde) terutama ketika pertama kali mendapati haid.
d. Adat Bugis
Di Bugis ada jenis tarian adat yang disebut tari pergaulan yang dimainkan secara berkelompok baik laki-laki maupun perempuan saja. Tari pergaulan ini disajikan dalam berbagai upacara seperti pernikahan, khitanan atau hajatan lainnya yang bertujuan memeriahkan jalannya upacara.
e.   Adat Madura
Madura memiliki kesenian adat seperti sandur yang berarti nyanyian ritual, meniru suara gamelan dengan mulut dan tata cara bersenandung menghibur diri. Di Bangkalan, Sandur berarti pertunjukan teater komedi yang dahulu disebut slabadan yang belakangan ini disebut sandur Madura. Tema cerita diangkat berkisar tentang konflik rumah tangga yang dipresentasikan dengan kesahajaan, blak-blakan, lugas, dan komedi. Hal ini ada kemiripan dengan kesenian Jawa, seperti ketoprak, ludruk dan teater daerah.
f.    Adat Sunda
                Perjumpaan Islam dengan budaya dan komunitas masyarakat di wilayah Sunda telah melahirkan tiga aspek religiusitas yang berbeda. Pertama, terkungkungnya satu wilayah religius yang khas dan terpisah dari komunitas Muslim Sunda di Kanekes (Baduy) yang melanggengkan ajaran Sunda Wiwitan; Kedua, lahirnya tradisi, budaya, dan religi baru yang mencampurbaurkan antara ajaran Islam dengan tradisi sebelumnya seperti yang dikembangkan dalam Ajaran Jawa Sunda di Cigugur Kuningan dan aliran kebatinan Perjalanan di Ciparay Kabupaten Bandung; dan Ketiga, terciptanya kehidupan harmoni dan ritus keagamaan yang berasal dari Islam dengan tradisi yang telah ada dan satu sama lain saling melengkapi.




3. Perbedaan seni budaya lokal dari  tradisi Islam dan yang bukan dari tradisi Islam
Munculnya seni tradisi Islam, baik di Jawa maupun di Luar Jawa (dengan berbagai nama dan istilahnya) tentu merupakan ekspresi keberagamaan masyarakat yang bersifat lokal. Apapun nama dan tujuannya, kesenian tradisi Islam merupakan bagian penting dalam penyebaran Islam di Indonesia, dan mungkin bahkan di dunia. Berkat kearifan tokoh-tokoh penyebar Islam dalam mengelola percampuran antara syariat Islam dengan budaya lokal, maka banyak dihasilkan sebuah karya seni yang indah dan merupakan alat sosialisasi yang hebat serta metode dakwah yang paling efektif.

































1. Manfaat mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam adalah....
a. sebagai bahan diskusi di forum ilmiah
b. sebagai pemegang tongkat estafet kemajuan Islam
c. sebagai bentuk ketaatan terhadap para pendahulu kita
d. agar merasa bengga dan mencintai Kebudayaan Islam

2. Contoh wujud kebudayaan Islam dalam bidang arsitektur adalah...
a. penulisah Hadits                                                  c. Al-Qur’anul Karim       
b. Kitab Muwatta’                                                     d. Makam Nabi Muhammad SAW

3. Kondisi buruk dalam kehidupan masyarakat Arab pra Islam adalah...
a. taat beribadah                                            c. Menghormati wanita
b. Mengesakan Allah                                       d. Membuntuh anak perempuan

4. Misi utama dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah antara lain...
a. memanfaatkan harta rampasan perang          c. meningkatkan mutu pertanian
b. membawa rahmat bagi alam semesta           d. membangun pasar yang Islami

5. Usaha yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW di Madinah dalam bidang ekonomi adalah...
a. membawa kedamaian                                c. membawa kemajuan masyarakat
b. memperluas lahan pertanian                         d. membawa rahmat bagi alam semesta

6. Prestasi yang dicapai oleh Khalifah Utsman bin Affan adalah...
a. menetapkan kalender Islam
b. kodifikasi (pengumpulan dan penulisan) Al-Qur’an
c. penyempurnaan Kodifikasi dan menyatukan perbedaan dalam pelafalan bacaan AL-Quran
d. penyempurnaan tulisan Al-Qur’an dengan memberi tanda titik dan harakat (syakal/baris)

7. Ibrah yang dapat kita teladani dari prestasi yang telah dicapai oleh Khulafaurrasyidin adalah...
a. bergaya hidup mewah                      c. menyalahgunakan jabatan yang diemban
b. mementingkan kepentingan pribadi    d. mendahulukan kepentingan agama dan rakyat

8. Dibawah ini merupakan penyebab berdirinya Dinasti Bani Umayyah adalah...
a. adanya peristiwa tahkim                 c. figur khalifah yang lemah
b. persaingan antar suku                        d. pemerintahan yang tidak demokratis dan korup

9. Kemajuan peradaban yang diraih oleh Dinasti Bani Umayyah di bidang Ilmu Pengetahuan adalah pada masa Khalifah Mu’awiyah ditandai dengan...
a. mencetak mata uang                                    c. membangun irigasi 
b. mendirikan Marbad                                       d. membangun kantor pos

10. Ilmuwan hadits pada masa Dinasti Umayyah adalah...
a. Sa’ad bin Jabir          b. Hasan Al-Bashri           c. Imam Hanafi                  d. Abu Hurairah

11. Dinasti Umayyah mencapai puncak kejayaan pada masa kekhalifahan....
a. Umar bin Abdul Aziz     b. Umar bin Khattab       c. Hasan bin Ali       d. Ali bin Abi Thalib

12. Faktor penyebab berdirinya Dinasti Abbasiyah adalah...
a. banyak kelompok yang merasa tidak puas dengan pemerintahan Dinasti Umayyah
b. banyak kelompok yang ingin menjatuhkan kekuasaan Umayyah
c. banyak kelompok yang ingin mendirikan kekuasaan sendiri
d. banyak kelompok yang tidak suka dengan Salahuddin

13. Tokoh pendiri Dinasti Abbasiyah yang mendapat julukan “haus darah” adalah....
a. Ibrahim bin Muhammad                                  c. Abu Abbas As-Safah
b. Abu Ja’far Al Manshur                                     d. Muhammad bin Ali

14. Berikut adalah contoh kemajuan kebudayaan Islam di bidang pemerintahan pada masa Dinasti Abbasiyah...
a. Pembangunan sektor pertanian                       c. Pendirian Madrasah-madrasah
b. pembentukan Baitul Mal                                 d. berkembangnya arstiketur tata kota

15. Berikut yang merupakan karya yang terkenal dari tokoh Ilmu Filsafat al-Gahazali adalah..
a. Az-Zamakhsyari                                                 c. Maqasid al-Falasifah
b. Tartib as-sa’adah                                               d. Tahzib al-Akhlaq

16. Tokoh Ilmu kedokteran yang terkenal pada masa Dinasti Abbasiyah adalah...
a. Ibnu maskawih      b. Al-Gahzali                       c. Ibnu Sina               d. Ali bin Rabban at-Tabari

17. Tokoh Ilmu Fikih pada masa Dinasti Abbasiyah adalah...
a. Az-Zamakhsyari     b. Salahuddin al-Ayubi   c. Imam Syafi’i                   d. Al-Farabi

18. Tokoh Ilmu Tafsir pada masa Dinasti Abbasiyah adalah..
a. Al-Farabi                   b. Imam Syafi’i                  c. Az-Zamakhsyari            d. Imam al-Bukhori

19. Salahudin Yusuf al-Ayyubi adalah keturunan dari suku
a. Kurdi                          b. Qurasiy                            c. Barbar                              d. Hijaz

20. Penyebab berdirinya Dinasti Ayyubiah adalah..
a. banyak terjadinya perang salib
b. iri terhadap keberhasilan Salahuddin al-Ayyubi
c. runtuhnya Dinasti Fathimiyyah
d. banyak terjadinya peperangan dari kalangan keluarga Dinasti Ayyubiyah

21. Prestasi Salahudin al-Ayyubi pada masa Dinasti Al-Ayyubiyah adalah kemenangannya dalam  memerangi tentara Salib pada saat...
a. Perang Shiffin       b. Perang Riddah    c, Pembebasan Baitul Maqdis     d. Perang Yarmuk

22. Usaha yang dilakukan oleh Salahuddin al-Ayyubi dalam membangun pemerintahan pada masa Dinasti Ayyubiyah adalah...
a. mengganti kaid-kaid Syiah dengan kaid-kaid Sunni
b. mengadakan banyak peperangan dengan tentara salib
c. mendirikan madrasah-madrasah bermadzhab Hambali
d. mengizinkan orang kristen berziarah ke Baitula makdis

23. Tokoh ilmuwan muslim yang ahli di bidang bahasa pada masa Dinasti Ayyubiyah adalah...
a. Al-Hufi    b. Syamsuddin Khalikan      c. Hasan bin Khatir al-Farisi   d. Abu Abdullah al-Quda’i

24. Di antara ibrah yang dapat kita teladani dari perkembangan kebudayaan Islam pada masa Dinasti Ayyubiyah adalah...
a. mempelajari ilmu pengetahuan dan agama dengan baik
b. sering terlibat perang untuk menguasai daerah lawan
c. memperluas daerah kekuasaan pemerintahan dengan perang
d. mendahulukan kepentingan pribadi diatas kepentingan agama

25. Berikut adalah contoh keperwiraan dari Salahudin Yususf al-Ayyubi yang dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari yaitu....
a. dendam, iri dan dengki                                    c. suka mencela orang lain
b. gigih, tegas dan berani                                    d. memimpin secara otoriter

26. Di antara bukti-bukti masuknya Islam di Indonesia adalah ditemukannya makam... di Gersik
a. Tuhar Amisuri                                                   c. Sunan Gunung Jati                     
b. Sultan Malik As-Salih                                       d. Fatimah binti Maimun

27. Perhatikan hal-hal berikut
1.Perdagangan                          3. Pengajaran                    5. Perkawinan
2. Paksaan                                 4. Peperangan                   6. Penjajahan
Masuknya Islam ke Indonesia melalui cara...
a. 3-2-2                            b. 4-5-6                                c. 1-3-5                               d. 6-2-4

28. Faktor yang menyebabkan agama Islam berkembang luas di Indonesia adalah....
a. Syarat masuk agama Islam sangat sulit  
b. Penyebaran agama Islam dilakukan dengan paksaan
c. Agama Islam tidak mengenal kasta              
d. Upacara keagamaan dalam Islam diadakan sangat mewah

29. Pada abad ke 13 ditemukan Kerajaan Samudra Pasai di pesisir laut Aceh, hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan berupa...
a. Nisan makam Sultan Malik As-Salih                 c. Makam Sunan Gunung Jati
b. Makam Fatimah binti Maimun                         d. Makam Sultan Malik Zahir

30. Peranan Kerajaan Malaka dalam perkembangan Islam di Indonesia sangat penting terutama dalam bidang...
a. pertanian dan perikanan                                  c. peternakan dan perdagangan
b. perikanan dan peternakan                               d. perdagangan dan pelayaran

31. Kesultanan Aceh mencapai puncak kejayaan dan kemakmurannya pada masa pemerintahan...
a. Sultan Malik As-Salih                                      c. Sultan Ali Mughayat Syah
b. Sultan Adiwijaya                                             d. Sultan Iskandar Muda

32. Di antara peranan Kerajaan Demak dalam penyebaran Agama Islam adalah...
a. mengislamkan penduduk pulau Sumatera
b. mengislamkan penduduk Tidore dan Teranate
c. mengislamkan penduduk Pulau Jawa Wali Songo
d. mengislamkan penduduk Kerajaan Gowa dan Tallo melalui para rajanya

33. Raja pertama Kerajaan Banten adalah...
a. Syarif Hidayatullah                                             c. Maulana Yusuf
b. Maulana Hasanuddin                                         d. Maulana Muhammad

34. Kerajaan Malaka mengembangkan wilayah kekuasaannya dengan cara...
a. penjajahan                         b. perang                         c. ekspansi                          d. damai

35. Kerajaan Gowa mengalami masa kegemilangn pada masa pemerintahan...
a. Sultan Alauddin         b. Sultan Hasanuddin     c. Dato’Ri Bandang     d. Muhammad Said

36. Pemimpin kerajaan Ternate yang menentang Bangsa Portugis dan akhirnya dibunuh oleh tentara Portugis adalah...
a. Sultan Hairun              b. Sultan Hasanuddin     c. Sultan Baabullah          d. Meurah Khair

37. Peran besar abdul Rauf Singkel dalam perkembangan Islam di Indonesia antara lain adalah...
a. mengajarkan  Tarekat Syattariyah                c. mengajarkan Madzhab Sunni
b. mengajarkan Madzhab Sunni                           d. mengajarkan Tarekat Naqshabandiyah


38. Tokoh Walisongo yang menciptakan gending untuk mencapai tujuan dakwahnya adalah...
a. Sunan Drajat             b. Sunan Bonang           c. Suanan Ampel              d. Suanan Muria

39. Peranan Muhammad Arsyad al-Banjari dalam perkembangaan Islam di Inodonesia antara lain...
a. mempertahankan aliran Ahlu Sunnah wal Jama’ah
b. mempertahankan ajaran Islam bermadzhab Hanafi
c. mempertahankan ajaran Islam bermadzhab Hambali
d. mempertahankan ajaran Islam bermadzhab Maliki

40. Perilaku baik yang dapat kita teladani dari tokoh Abdul Rauf Singkel adalah
a. gigih dalam menyebarkan agama Islam dan taat dalam menjalankan tarikat
b. gigih dalam menyebarkan agama Islam melalui kesenian wayang kulit
c. taat beribadah dan meyebarkan agama Islam dengan memaksakan kehendak
d. gigih menyebarkan agama Islam melalui musik

41. Perilaku baik yang dapat kita teladani dari para wali songo adalah...
a. menyebarkan dakwah Islam dengan cara memaksakan kehendaknya
b. menyebarkan dakwah Islam dengan cara menakut-nakuti
c. menyebarkan dakwah Islam melalui budaya lokal dengan damai
d. menyebarkan dakwah Islam sesuai dengan kehendaknya sendiri

42. Perilaku baik dari tokoh Muhammad Arsyad al-Banjari yang dapat kita teladani adalah....
a. suka disanjung karena ilmunya            c. menyampaikan ajaran agama karena dipuji
b. gigih dalam menyebarkan Islam         d. baik hati dan suka menolong kalau dilihat orang

43. Yang dimaksud dengan tradisi Islam nusantara adalah...
a. adat kebiasaan turun-temurun yang dijalankan dalam masyarakat
b. metode dakwah yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat
c. adat-istiadat yang berlaku dalam masyarakat sebelum Islam
d. kebiasaan masyarakat pada zaman dahulu

44. Contoh kesenian dan adat Nusantara yang berkembang di Jogjakarta dan Surakarta pada saat acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah...
a. Wayang kulit                       b. Tari poh kipah             c. Rapai Daboh                d. Sekaten

45. Percampuran budaya lokal dengan ajaran Islam tanpa menhilangkan budaya aslinya merupakan arti istilah dari...
a. tradisi                              b. asimilasi                       c. akulturasi                     d. demokrasi

46. Yang merupakan salah satu contoh seni budaya masyarakat Aceh sebagai bagian dari taradisi Islam adalah...
a. Tari Sedati/Saman                
b. Upacara adat mapacci dalam pernikahan
c. Grebeg pasa : perayaan yang menyambut bulan puasa
d. Dahar kembul pada saat perayaan pernikahan

47. Bentuk apresiasi terhadap tradisi dan upacara adat kesukuan nusantara adalah...
a. memberikan penghargaan kepada ulama yang telah memasukkan ajaran Islam kepada kebiasaan lokal
b. menghilangkan kebiasaan-kebiasaan penduduk lokal yang dipengaruhi ajaran Hindu Budha dalam berdakwah
c. hadirnya pengaruh Islam di Nusantara dapat mengurangi kekayaan kebudayaan Nusantara
d. setelah masuknya agama Islam ke Nusantara maka budaya lokal Nusantara menjadi tidak bermakna

48. Berikut ini adalah hal-hal menunjukkan keterkaitan antara budaya lokal dengan tradisi Islam di Indonesia kecuali...
a. dakwah Islam yang dilakukan melalui adat istiadat dan seni budaya telah berhasil menyebarkan ajaran Islam di Nusantara dengan damai
b. ajaran Islam telah berhasil memberikan warna Islam kepada sebagian besar kepada adat istiadat dan seni budaya lokal Nusantara
c. dampak pengaruh ajaran Islam terhadap upacara adat kesukuan Nusantara dan seni budaya lokal memunculkan perselisihan
d. sikap dan ajaran ulama memberikan warna kepada kebiasaan sehingga sesuai dengan tuntunan Islam

49. Berikut ini adalah contoh tradisi dan kesenian adat yang bercorak Islam antara lain..
a. Tari Kecak                   b. Ngaben                         c. Kasidah                          d. Pidak Siti

50. Contoh atau bentuk tradisi Islam yang berkembang di Indonesia sampai saat ini adalah...
a. kebiasaan melakukan sesaji di malam Jum’at keliwon
b. saling berkunjung dan bermaaf-maafan di hari raya idhul Fitri
c. upacara laut dengan membuang kepala kerbau
d. meminta do’a kepada arwah leluhur













            LATIHAN UAMBN 2015 - 2016
I.
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dan benar!
1
Pengertian sejarah menurut bahasa adalah suatu kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa ….
a. sekarang                                                     c. lampau atau asal-usul silsilah
b.yang akan datang                                       d. raja-raja yang yang terkenal saja
2
Salah satu tujuan dan manfaat mempelajari sejarah kebudayaan Islam bagi seorang muslim adalah ….
a.   hanya sebagai bahan diskusi
b.   pemegang tongkat estafet kemajuan Islam
c.    bentuk ketaatan terhadap para pendahulunya
d.   merasa bangga dan mencintai kebudayaan Islam
3
Kesesuaian antara  contoh budaya Islami  dan cara melestarikannya adalah ….
a.    berpakaian muslimah : membiasakan menutup aurat
b.   bertutur kata yang sopan : membiasakan berpakaian ketat
c.    berprilaku empati: menerapkan budaya kebarat-baratan
d.  bekerja tekun: menghalalkan segala cara asal menghasilkan uang
4
Kondisi moralitas keseharian masyarakat Arab pra Islam adalah ….
a.    taat beribadah                                              c. menghormati wanita
b.   mengesakan Allah                                        d. pergaulan yang biadab
5
Terbentuknya sistem perdagangan yang mengedepankan nilai kejujuran dan keadilan menjadikan masyarakat Mekkah dan Madinah mengalami peningkatan ….
a.  pajak kendaraan                                            c. kesejahteraan ekonomi
b.  pajak bumi bangunan                                   d. harga bahan-bahan pokok
6
Nabi Muhammad saw berhasil membuktikan diri kepada dunia, bahwa selama  23 tahun beliau sebagai pembawa rahmat bagi ….
a.  keluarganya saja                                           c. masyarakat Arab saja
b.  lokal daerahnya saja                                     d. dunia pada umumnya
7
Banyaknya ancaman, hambatan, dan gangguan dijadikan oleh Nabi Muhammad saw sebagai tantangan dalam berdakwah di Mekkah.  Hal tersebut beliau hadapi dengan ….
a.  marah besar                                                 c. sabar bahkan mendoakan
b.  kekuatan tandingan                                     d. pembalasan yang serupa
8
Bentuk keteguhan sahabat Bilal bin Rabbah
dalam menghadapi siksaan masyarakat Mekkah adalah ….
a.     budak yang mempertahankan hartanya            c. mempertahankan pendapatnya
b.    kegigihan memegang kalimah tauhid               d. budak yang menjaga dirinya

9
Di antara usaha dalam bidang perekonomian yang dijalankan oleh Nabi Muhammad Nabi SAW yang sesuai dengan keadaan saat itu adalah meningkatkan mutu pertanian dengan cara ….
a.     memperluas lahan pertanian                            c. mengurangi beban pajak
b.    membangun pasar rakyat                                 d. menambah jenis usaha
10
Salah satu contoh kegigihan dari perjuangan Nabi saw di Madinah adalah ….
a.     gigih dan cerdas dalam menyelesaikan masalah
b.    sabar dan gigih dalam menjalin persaudaraan
c.     tolong menolong sesama terhadap yang kaya
d.   tekun dan sabar dalam menghadapi ujian
11
Prestasi yang pernah dicapai oleh khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq adalah ….
a.      memperluas pembangunan masjid Nabawi
b.     mengumpulkan hadits nabi yang disalin menjadi kitab
c.      menghadapi orang fasik dan orang yan tidak membayar pajak
d.     memerangi orang-orang yang menyatakan dirinya sebagai nabi
12
Bentuk keberhasilan yang pernah diraih oleh khalifah Umar bin Khattab adalah ….
a.      membangun pemerintahan Islam                 c. menghadapi orang murtad
b.     membangun baitul hikmah                         d. membukukan hadits
13
Diantara keberhasilan yang pernah diraih khalifah Ali bin Abi Thalib adalah ….
a.    memilih gubernur dari kalangan keluarganya
b.   mengangkat pegawai yang cerdas dan cakep
c.    memerangi orang yang engan shadaqah
d.  menumpas pembangkang kekhalifahan
14
Pelajaran yang dapat kita ambil dari prestasi yang diraih oleh khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq adalah ….
a.      cinta kepada keluarga                               c. kewajiban membayar pajak
b.     pentingnya menuntut ilmu                         d. semangat dalam berdakwah
15
Hikmah yang dapat kita ambil dari keberhasilan yang dicapai oleh khalifah Ali bin Abi Thalib adalah ….
 a.   rajin dalam menuntut ilmu                             c.  menjadi orang kaya yang dermawan
b.   setia kawan maupun lawan                            d.  memperluas wilayah dengan perang
16
Khalifah Utsman bin Affan merupakan orang yang kaya dan  terpandang sehingga mewarnai gaya kepemimpinannya menjadi ....
a.      sederhana                                                           c.  zuhud
b.     social care                                                           d.  tegas
17
Berdirinya Dinasti Bani Umaiyah  berawal dari peristiwa  ‘Amul Jamaah di Maskin dekat Madain, Kuffah pada tahun 41 H/ 661 M. Peristiwa itu ditandai dengan prosesi….
a.      voting suara terbanyak     c. pengambilan keputusan secara mufakat
b.     pemaparan visi dan misi  d. penyerahan kekuasaan dari Hasan bin Ali ke Muawiyah
18

Dinasti Bani Umaiyah terdiri dari 14 kekhalifahan. Khalifah dinasti Bani Umaiyah yang mendapat predikat bapak raja-raja adalah ….
a.      Mu’awiyah bin Abi Sofyan                             c. Al Walid bin Abdul Malik
b.     Abdul Malik bin Marwan                               d. Umar bin Abdul Aziz
19
Pada masa Bani Umayyah telah dibentuk Departemen-departemen yang merupakan perubahan dari sistem pemerintahan khulafaurrasyidin. Diantara organisasi politik pemerintahan itu adalah....
a.    Al-Nidzam al-Haidary                                         c. Al-Nidzam al-Siyasi
b.   Al-Nidzam al-Quraisy                                         d. Al-Nidzam al-Nafsi
20
Perkembangan kebudayaan/peradaban Islam bidang Ilmu pengetahuan dan seni pada masa Al Walid bin Abdul Malik adalah menjadikan seni Islam sebanding  ….
a.   seni kaligrafi di Mesir                             c. seni rupa Andalusia di Spanyol
b.  seni bangunan di Persia                        d. seni bangunan Yunani di Konstantinopel
21
Ketegasan dan kesederhanaan khalifah Umar bin Abdul Aziz mempengaruhi perkembangan di bidang pemerintahannya. Dalam hal ini sebagai buktinya adalah ....
a.   hidup penuh dengan kemewahan
b.  berdakwah dengan pertumpahan darah
c.   pembebasan pajak bagi Mawali dan Arab
d.  pengangkatan pegawai jujur, cakap sesuai keahliannya
22
Ilmuwan muslim dalam bidang hadits pada masa Dinasti Umaiyah adalah ….
a.      Abu Bakar Muhammad bin Muslim                  c. Abdullah bin Abbas  
b.     Abdullah bin Syihab                                     d. Nafi’ bin Nu’aim
23
Ibrah atau pelajaran yang dapat dipetik dari perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Mu’awiyah bin Abu Sofyan adalah ….
a.      tercapainya harapan hanya dengan kekerasan
b.     menghalalkan segala cara asal tujuan tercapai
c.      kemenangan hendaknya diawali peperangan
d.     pantang putus asa dalam meraih kesuksesan
24
Sifat yang menonjol pada diri khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah ….
a. menjauhkan diri dari kehidupan dunia         c. berpola hidup sederhana
b. mengutamakan kehidupan akhirat             d. bergaya hidup mewah
25
Propaganda yang dilakukan oleh para pendiri Dinasti Bani Abbasiyah dalam mencari  simpati atau dukungan adalah mengatasnamakan keturunan ….
a.     bani Umaiyah                                               c. orang Arab
b.    bani Hasyim                                                 d. orang Persia
26
Filsuf besar pertama dalam Islam yang dikenal berilmu pengetahuan luas dan mendalam serta memiliki 200 karya ilmiah  adalah ....
a.      Ar Rozi                                                         c. Ibnu Sina
b.     Al Kindi                                                        d. Al Ghazali
27
Ibrah atau pelajaran yang dapat kita ambil dari kekhalifahan Abu Jakfar Al Mansur adalah ....
a.   pelan dan santai dalam bersikap        c. reaktif dalam menghadapi lawan
b.   cepat dan tegas dalam bertindak         d.  senantiasa memprioritaskan keluarganya
28
Bentuk keterkaitan dari perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa kepemimpinan Harun Arrasyid dengan sekarang adalah ….
a.   positif thingking terhadap lawan       c. negatif thinking terhadap budaya barat
b.   berpikiran ke depan dan berprestasi  d. merasa bangga dengan potensi orang lain
29
Diantara usaha yang dilakukan oleh khalifah Abdullah Al Makmun dalam memajukan Daulah Bani Abbasiyah adalah ....
a.  mengangkat administrator handal            c. .  menertibkan pemerintahan 
b.  membangun banyak pertokoan               d. menggali harta qorun
30
Pendiri sekaligus penguasa yang terkenal pada dinasti  al-Ayyubiyah adalah ….
a.   Nuruddin Zanki                                     c. Najmuddin Al Ayyubi                        
b.  Asaduddin Syirkuh                                 d. Shalahuddin al Ayyubi
31
Bentuk perkembangan kebudayaan/peradaban Islam dibidang sosial pada masa Shalahuddin Al Ayyubi adalah ….
a.      mengganti pegawai-pegawai yang korup        c. membentuk majelis dzikir
b.     membuat benteng keamanan                          d. mendirikan dinas sosial
32
Di antara ilmuwan muslim bidang ilmu Al Qur’an dan Hadits  yang memiliki peran penting dalam kemajuan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Dinasti Al Ayyubiyah adalah ….
a.      Abu Abdullah Muhammad                                 c. Abdul Latif Al Bagdadi
b.     Abu Abdullah Al Quda’I                                     d. Syansuddin Khallikan
33
Ibrah atau pelajaran yang dapat dipetik dari perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Al Kamil adalah …..
a.      pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan
b.     mempertahankan keutuhan keluarga
c.      meningkatkan perekonomian pribadi
d.     melindungi fasilitas negara
34
Bentuk kesungguhan  Shalahuddin Yusuf Al Ayyubi dalam dunia pendidikan adalah mendirikan ….
a.   sarana rekreatif bagi anak                          c. pusat kajian keislaman
b.  pendidikan anak usia dini                           d. madrasah-madrasah
35
Diantara bentuk ketegasan  Shalahuddin Al Ayyubi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih adalah membangun ….
a. sarana rekreatif keluarga                             c. lembaga pendidikan agama
b. mentalitas para pejabat                              d. pusat kajian budaya Islam
36
Bukti masuknya Islam di Nusantara abad ke 13 adalah ….
a.      terbentuknya kerajaan Islam di Kalimantan     c. adanya kerajaan Islam di Jawa
b.     berdirinya kerajaan Islam di Sulawesi            d. catatan perjalanan marcopolo
37
Penyebab mudah diterima dan cepat berkembangnya Islam di Indonesia adalah ….
a.  kegigihan ulama’ dalam membangun pesantren
b.  seringnya pementasan para seniman
c.  Islam agama sederhana dan damai
d.  adanya dukungan  pemerintah
38
Di bawah ini termasuk pendiri kerajaan Samudera Pasai adalah ….
a.      Meurah Doulima                                                c. Meurah Khair
b.     Meurah Mouda                                                  d.  Mourah Noer
39
Pendiri kerajaan Demak dan termasuk raja terkenal  adalah ….
a.      Sultan Alauddin                                                c. Raden Patah
b.     Raden Rahmat                                                  d. Raden Paku
40
Persamaan peran antara Abdurrauf Singkili dengan Muhammad Arsyad Al Banjari adalah ….
a.      ulama  yang tegas terhadap kekuarganya
b.     ilmuwan yang kaya dan dermawan
c.      ulama yang kreatif dan produktif
d.     berdakwah ke Asia Tenggara
41
Keteladanan yang dapat diambil dari Abdurrauf Singkili bagi generasi Islam di masa sekarang adalah ….
a.  menguasai berbagai disiplin ilmu              c.  memprakarsai berdirinya ormas Islam
b.  mensyiarkan Islam melalui kesenian        d.  menempuh pendidikan di timur-barat
42
Keteladanan yang dapat dipetik dari Muhammad Arsyad Al Banjari bagi  seorang pelajar adalah ….
a.  belajar dari kesuksesan orang lain           c.  semangat dalam menuntut ilmu
b.  mensyiarkan Islam lewat internet            d.  suka membeli dan membaca buku
43
Kesesuaian antara asal tradisi dengan contoh kesenian dan adat istiadatnya adalah ….
a.  Sunda: tari pergaulan                              c.  Jawa: wayang
b.  Madura: menata konde                            d.  Bugis: sekaten
44
Contoh adat dan tradisi Islam di Madura yang dapat dijadikan sebagai media dakwah adalah ….
a.  wayang                                          c.  tari pergaulan
b.  Qosidah                                          d.  menata busana
45
Kesesuaian antara nama walisongo  dengan kesenian dan adat istiadat yang di ciptakan  adalah ….
a.  Sunan Gunung Jati: nasyid kontemporer
b.  Sunan Bonang: qosidah modern
c.  Sunan Giri: tari pergaulan
d.  Sunan Kalijaga: wayang
46
Diantara peran Sunan Ampel dalam menyebarkan Islam di Jawa adalah ....
a.    menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar
b.   membina masyarakat pedesaan dan nelayan
c.    mendirikan pesantren Ampel Denta
d.   memperluas area pertanian
47
Dibawah ini termasuk  peran Maulana Malik Ibrahim  dalam menyebarkan Islam di Jawa adalah ....
a.    mengajarkan cara bernelayan                 c. melatih beladiri
b.   memperluas area perikanan                    d. menjadi tabib
48
Istilah "Mo Limo" dikenalkan oleh Raden Rahmat dalam dakwahnya (moh main, moh ngombe, moh maling, moh madat, moh madon). Maksud dari moh main adalah …
a.   tidak menggunakan narkotik             c. tidak berzina
b.   tidak mencuri                                  d. tidak berjudi
49
Persamaan antara seni qosidah dengan Javin adalah ....
a.  rebana sebagai pengiringnya            c. seni yang berasal dari Jawa
b.  gitar jadi peralatan utamanya           d.  seni yang bukan religius
50
Cerita pewayangan yang dikemas oleh para wali songo sehingga menjadi seni yang bernafaskan Islam adalah ….
a.  wahyu purbaningtyas                      c.  babat alas kedaton
b.  kalimah sahadatain                        d.  jamus kalimosodo




















Soal UAMBN 2012 - 2013
Pilihlah Jawaban Yang Paling Benar !
1. Sejarah berasal dari kata bahasa Arab “Syajaroh” yang berarti ….
 A. pohon kehidupan    B. pohon yang rindang    C. pohon keabadian    D. pohon silsilah
2. Di bawah ini bentuk wujud kebudayaan Islam dalam bidang Arsitektur, yaitu ….
A. masjid                       B. alun-alun                     C. pesantren                D. kobong
3. Sebelum Islam disebarkan di Jazirah Arab, Bangsa Arab pra Islam banyak yang beragama ….
A. Protestan                  B. Katolik                          C. Majusi                     D. Budha
4. Salah satu contoh misi Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi alam semesta adalah ….
A. manusia yang masuk Islam dijamin masuk surga
B. menghapus tradisi mengubur anak perempuan hidup-hidup
C. adanya perayaan maulid Nabi setiap tahun
D. terwujudnya negara-negara Islam di Timur Tengah
5. Di bawah ini usaha-usaha yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat di Madinah adalah ….
A. merampas tanah-tanah orang Yahudi
B. memisahkan perkampungan berdasarkan suku dan agama
C. mendirikan pasar Islam
D. membuat alat pertanian yang berteknologi tinggi
6. Memerangi kaum murtad, merupakan prestasi yang telah dilakukan oleh Khalifah ....
A. Umar bin Khattab    B. Usman bin Affan    C. Ali bin Abi Thalib    D. Abu Bakar As-Shiddiq
7. Peristiwa yang menandai berdirinya Dinasti Umayyah adalah ….
A. Perang Shiffin antara Ali bin Abi Thalib dan Muwaiyah
B. terbunuhnya Ali bin Abi Thalib di Kuffah
C. penyerahan kekhalifahan dari Hasan bin Ali kepada Muawiyah
D. peristiwa kematian Husein bin Ali padang Karbala
8. Dibawah ini salah satu lembaga yang mengurusi keuangan pada masa Dinasti Umayyah adalah ….
A. an-Nizam as-Siyasi     B. an-Nizam al-Mali    C. an-Nizam al-Idari    D. an-Nizam al-Qada’i
9. Di bawah ini adalah nama tokoh yang berperan dalam bidang tasawuf pada masa Dinasti Umayyah adalah ….
A. Imam Hanafi      B. Rabi’ah al-Adawiyah      C. Hasan al-Bashri      D. Imam Malik
10. Berikut ini usaha-usaha yang telah dilakukan oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah ….
A. membentuk pasukan berkuda yang tangguh
B. kodifikasi (pengumpulan dan penulisan) Al-Qu’ran
C. membentuk lembaga dakwah dan Marbad
D. menetapkan kalender Islam
11. Penggagas pertama berdirinya Dinasti Abbasiyah adalah ….
A. Ali bin Abdullah    B. Ibrahim bin Ali   C. Abu Muslim al-Khurasani    D. Abdullah bin Ali
12. Di bawah ini tokoh-tokoh yang berjasa dalam pembentukan Dinasti Abbasiyah adalah ….
A. Muhammad bin Ali                                    C. Abdullah al-Makmun
B. Harun al-Rasyid                                         D. Al-Mu’tashim Billah
13. Di bawah ini salah satu Departemen yang mengawasi Urusan Negara pada masa Dinasti Abbasiyah adalah ….  
A. Diwanul Kharij          B. Diwanul Ziman          C. Diwanul Jund         D. Diwanul Akarah
14. Berikut ini adalah salah satu nama tokoh ilmuwan muslim bidang Filsafat yang terkenal pada masa Abbasiyah adalah ….
A. Al Quda’i                      B. Al-Kindi                 C. Al Khowarizmi               D. Al-Biruni
15. Tokoh kedokteran pada masa Abbasiyah yang mengarang kitab al-Qonun fi Tibb yaitu ....
A. Ibnu Thufail                B. Ibnu Rusyd                 C. Ibnu Baitar                D. Ibnu Sina
16. Imam Abu Hanifah (80-150 H/699-767 M), Imam Malik (93-179 H/716-795 M), Imam Syafi’i (150-204 H/767-820 M) dan Imam Hanbali (164-241 H/780-855 M) adalah ulama dalam bidang…
 A. fiqih                             B. hadits                        C. lughoh                        D. tasawuf
17. Mufassir pada masa Abbasiyah yang penafsirannya banyak dipengaruhi oleh cerita-cerita Israilliyat yaitu ....
A. Muhammad bin Ishaq                                C. Ibnu Jarir Ath Thobari
B. Muqatil bin Sulaiman                                 D. Abu Muslim Muhammad bin Bahr Isfahany
18. Pendiri Dinasti Ayyubiyyah dilahirkan di ....
A. Tikrit, tepi sungai Tigris pada 1138 M           C. Tikrit, tepi sungai Eufrat pada 1138 M
B. Bashrah, tepi sungai Tigris pada 1138 M      D. Bashrah, tepi sungai Eufrat pada 1138 M
19. Dinasti Ayyubiyah berdiri setelah keruntuhan Dinasti ....
A. Mamluk                B. Abbasiyah                C. Syafawi                D. Fathimiyah
20. Diantara prestasi Salahuddin al-Ayyubi bagi perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Dinasti Al Ayyubiyah yaitu ….
A. membentuk majelis-majilis dzikir
B. membangun masjid di perkampungan orang Yahudi
C. mengganti pegawai pemerintahan yang melakukan korupsi
D. menerjemahkan buku-buku filsafat ke dalam bahasa Arab
21. Diantara perkembangan kebudayaan/peradaban Islam bidang sosial pada masa Shalahuddin Al Ayyubi adalah ….
 A. membentuk majelis dzikir                                       C. mendirikan benteng pertahanan
B. mengganti pegawai-pegawai yang korupsi             D. membuat lembaga independen
22. Di bawah ini merupakan tokoh ilmuwan muslim bidang hadis dan perannya dalam kemajuan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Dinasti Al Ayyubiyah adalah ….
A. Al Hufi                                                          C. Abu Abdullah Al Quda’i  
B. Hasan bin Khatir Al Farisi                             D. Abu Abdullah Muhammad bin Barakat
23. Salah satu ibrah yang dapat diambil dari perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Shalahuddin Al Ayyubi adalah ….
A. keteguhan dalam mempertahankan akidah C. berjiwa sosial dilingkup keluarga
 B. semangat dalam berperang                                 D. motivasi belajar tinggi
24. Di antara langkah yang ditempuh Shalahuddin Al Ayyubi dalam membentengi umat Islam dari upaya tentara salib dan tepat untuk kita lakukan dalam mencegah kristenisasi di masa sekarang adalah ….
A. memberi pengobatan gratis                                 C. mendalami Islam di dunia barat
B. bertekad kuat dalam mensyiarkan Islam              D. mengikuti pendidikan dasar
25. Salah satu contoh sikap keperwiraan Shalahuddin Al Ayyubi adalah ….
A. menjaga perekonomian keluarga                         C. memaafkan lawan
B. menentang kebatilan                                            D. mengambil sebagian kekayaan Negara
26. Di bawah ini merupakan bukti yang mendukung teori bahwa Islam masuk ke nusantara pada abad ke-7 M yaitu....
A. ditemukannya batu nisan Fatimah binti Maimun
 B. ditemukannya batu nisan raja Malikussaleh
C. dikenalnya budaya mengucapkan salam
D. catatan pendeta Budha I-Tsing
27. Islam masuk ke nusantara melalui cara-cara berikut yaitu ….
A. perkawinan, perdagangan, pendidikan dan seni budaya
B. perkawinan, perdagangan, pariwisata dan keturunan
 C. perdagangan, tasawuf, perkawinan dan persahabatan
D. perdagangan, seni budaya, keturunan dan persahabatan
28. Salah satu sebab berkembangnya Islam di nusantara dengan amat pesat yaitu ....
A. corak sufistik karena sesuai dengan kebudayaan lokal
B. masyarakat nusantara sudah jenuh dengan kepercayaan lokal
C. menggunakan pendekatan kekuasaan yang cenderung memaksa
D. memberi uang pada masyarakat miskin untuk memeluk Islam
29. Kerajaan Islam Samudera Pasai terletak di Pantai Timur Sumatera, tepatnya di antara Sungai Jambu Air dengan Sungai Pasai di Aceh Utara. Kerajaan ini berdiri pada tahun ....
A. 1283 M                B. 1284 M                C. 1285 M               D. 1286 M
30. Raja kerajaan Islam Malaka yang pertama yaitu ....
A. Iskandar Dzulkarnain          B. Iskandar Tsani          C. Iskandar Muda         D. Iskandar Syah
31. Berikut ini adalah informasi yang tepat tentang sejarah kerajaan Islam Aceh, yaitu ….
A. kerajaan Islam Aceh didirikan oleh Malikussaleh pada tahun 1513 M. Selama memerintah, Malikussaleh berusaha mempertahankan wilayah kekuasaannya, terutama dari serangan bangsa Mongol.
B. kerajaan Islam Aceh didirikan oleh Sultan Ali Mughayat Syah pada tahun 1513 M. Selama memerintah, Sultan Ali Mughayat Syah berusaha mempertahankan wilayah kekuasaannya, terutama dari serangan bangsa Portugis
C. kerajaan Islam Aceh didirikan oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1513 M. Selama memerintah, Sultan Iskandar Muda berusaha mempertahankan wilayah kekuasaannya, terutama dari serangan bangsa Belanda
D. kerajaan Islam Aceh didirikan oleh Sultan Muhammad Iskandar Syah pada tahun 1513 M. Selama memerintah, Sultan Muhammad Iskandar Syah berusaha mempertahankan wilayah kekuasaannya, terutama dari serangan bangsa Mongol
32. Kerajaan Islam demak mencapai puncak kejayaan pada saat diperintah oleh ….
A. Sultan Trenggono                                        C. Adipati Unus
B. Raden Patah                                                  D. Abu Abdullah Muhammad bin Barakat
33. Salah satu penguasa kerajaan Islam di Banten yang menjadikan penyiaran Islam dan hubungan perdagangannya berkembang luas adalah ….
A. Syarif Hidatyatullah                                      C. Maulana Malik Ibrahim
B. Maulana Muhammad                                    D. Maulana Hasanuddin
34. Awal pembentukan kerajaan Mataram adalah ketika Sultan Adiwijaya dari Pajang meminta bantuan kepada Ki Gede Pemanahan yang berasal dari pedalaman untuk menghadapi pemberontakan yang dilakukan oleh ....
A. Pangeran Benowo         B. Aria Pangiri        C. Aria Penangsang         D. Mas Jolang
35. Raja kerajaan Goa yang berhasil membawa Kerajaan Islam Gowa menjadi Kerajaan Islam terbesar di Indonesia Timur yaitu ....
A. Sultan Hasanuddin                                       C. Sultan Alauddin
B. Sultan Abdurrahman                                    D. Sultan Muhammad Said
36. Kerajaan Bugis berdiri pada tahun 1335 M dan menjadi kerajaan Islam setelah mengalami kekalahan dalam pertempuran melawan Gowa. Seluruh rakyat kerajaan Bugis memeluk Islam mengikuti raja Bugis ke- ... setelah kekelahan mereka itu.
A. 10                  B. 9                  C. 8                 D. 7
37. Salah satu karya tulis Abdurrauf Singkel dalam bidang tafsir yaitu ...
A. al-Mi’ratu Thulab      B. Safiinatunnaja      C. Tarjuman al-Mustafid      D. Jurumiyah
38. Salah seorang wali songo kelahiran Asia Tengah yaitu ....
A. Sunan Drajat         B. Sunan Ampel         C. Sunan Kudus         D. Sunan Gresik
39. Muhammad Arsyad al-Banjari dikenal, antara lain karena kemampuannya dalam bidang ilmu Fiqih. Salah satu kitab yang ditulisnya yaitu ....
A. Durrotun nasihin      B. Sabilul Muhtadin      C. Bidayatul mujtahid      D. Mir’atuttullab
40. Keteladanan yang bisa dipetik dari tokoh Abdul Rauf Singkel antara lain adalah …..
A. rajin menuntut ilmu                                        C. dekat dengan penguasa
B. penganut tarekat yang taat                             D. memelihara bahasa melayu
41. Keteladanan yang bisa dipetik dari para penyebar Islam seperti Wali Songo adalah ….
A. memiliki banyak keahlian                               C. pandai memainkan wayang
B. toleran dengan budaya lokal                          D. menguasai persoalan pemerintahan
42. Keteladanan yang bisa dipetik dari tokoh Muhammad Arsyad al-Banjari antara lain adalah ….
A. Gemar membetulkan arah kiblat masjid-masjid di nusantara
B. lebih memilih pulang ke tanah air daripada di luar negeri
C. tidak menyukai kehidupan istana (kemewahan)
D. kegigihan mengembangkan pendidikan dan menulis
43. Yang dimaksud dengan tradisi yaitu ….
A. hukum yang berlaku di masyarakat dan dijalankan secara sukarela
B. upacara adat yang tidak boleh ditinggalkan yang harus dipelihara turun-temurun
C. adat kebiasaan turun-temurun yang masih dijalankan dalam masyarakat
D. peninggalan nenek moyang yang diwariskan turun temurun yang tidak jelas sumbernya
44. Berikut ini adalah tradisi Islam yang berkembang di Jawa, yaitu …
A. maulid Nabi                B. nyadran                C. Tabot                D. lebaran Topat
45. Seni budaya lokal yang menjadi tradisi Islam terbentuk karena proses ….
A. naturalisasi                  B. kristalisasi             C. akulturasi          D. negoisasi
46. Salah satu bentuk arsitektur yang merupakan hasil proses perpaduan seni bangunan JawaHindu dengan seni arsitektur Islam adalah ….
A. menara masjid Muria                                      C. menara masjid Gresik
B. menara Masjid Kudus                                      D. menara masjid Demak
47. Selain arsitektur, proses perpaduan seni lokal dengan seni Islam juga terjadi pada seni ….
A. kaligrafi B. pementasan C. musik D. lukis
48. Salah satu bentuk apresisasi terhadap tradisi dan upacara adat kesukuan Nusantara yaitu ….
A. melarang negara mengkalim adat tradisi lokal sebagai warisan budaya mereka
B. mengajak semua lapisan masyarakat untuk melaksanakan adat dan tradisi lokal
C. melestarikan adat dan budaya yang sesuai dengan ajaran Islam
D. mengucilkan msyarakat yang tidak mau melaksanakan tradisi lokal
49. Kesesuaian antara asal tradisi dan contoh kesenian dan adat istiadatnya adalah ….
A. Madura: wayang    B. Jawa: menata konde    C. Bugis: tari pergaulan    D. Sunda: sekaten
50. Lebaran Topat atau Lebaran Ketupat, merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat muslim Indonesia. Tradisi ini tidak hanya ada di ….
A. Nusa Tenggara Barat                                      C. Kalimantan Timur

B. Sulawesi Selatan                                             D. Sumatera Barat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memuat...